Lompat ke isi utama

Berita

Bangun Pengawasan Partisipatif, Bawaslu Buleleng Konsolidasi Demokrasi bersama GMNI Komisariat Hukum Undiksha

Foto Humas Bawaslu Buleleng

 Anggota Bawaslu Buleleng, Gede Ganesha melakukan Konsolidasi Demokrasi bersama perwakilan GMNI Komisariat Hukum Undiksha

Singaraja, Bawaslu Buleleng – Bawaslu Buleleng terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat dalam membangun pengawasan partisipatif. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Konsolidasi Demokrasi yang dilaksanakan bersama perwakilan GMNI Komisariat Hukum Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) di Cafe De Kakiang, Rabu (1/7).

 

Kegiatan dilakukan oleh Anggota Bawaslu Buleleng, Gede Ganesha, ini menjadi ruang dialog untuk mempererat sinergi antara Bawaslu dan kalangan mahasiswa dalam meningkatkan kesadaran demokrasi serta mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam mengawal setiap proses kepemiluan.

 

Dalam kesempatan tersebut, Ganesha menegaskan bahwa mahasiswa memiliki posisi strategis sebagai agen perubahan yang mampu menjadi motor penggerak pendidikan demokrasi di tengah masyarakat. Dengan kemampuan berpikir kritis dan kepedulian terhadap isu-isu publik, mahasiswa diharapkan dapat berkontribusi dalam upaya pencegahan pelanggaran serta penguatan pengawasan partisipatif.

 

"Pengawasan pemilu bukan hanya menjadi tanggung jawab penyelenggara, tetapi juga membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Mahasiswa memiliki peran penting dalam mengedukasi masyarakat sekaligus menjadi mitra Bawaslu untuk menjaga kualitas demokrasi," ujarnya.

 

Menurunya, keterlibatan generasi muda dalam pengawasan partisipatif merupakan investasi bagi terwujudnya pemilu yang jujur, adil, dan berintegritas. Oleh karena itu, Bawaslu Buleleng terus membuka ruang kolaborasi dengan organisasi kemahasiswaan sebagai bagian dari penguatan demokrasi di tingkat lokal.

 

Diskusi berlangsung secara interaktif dengan membahas berbagai tantangan pengawasan pemilu, pentingnya literasi kepemiluan, serta peluang sinergi antara Bawaslu dan mahasiswa dalam menyosialisasikan nilai-nilai demokrasi kepada masyarakat. Perwakilan GMNI Komisariat Hukum Undiksha juga menyambut baik inisiatif tersebut dan menyatakan kesiapan untuk berkontribusi dalam membangun budaya demokrasi yang lebih partisipatif.

 

Melalui kegiatan konsolidasi demokrasi ini, Bawaslu Buleleng berharap terbangun kemitraan yang berkelanjutan dengan kalangan mahasiswa, sehingga pengawasan partisipatif tidak hanya menjadi tanggung jawab penyelenggara pemilu, tetapi juga menjadi gerakan bersama dalam menjaga integritas dan kualitas demokrasi.

 

Penulis dan Foto: Humas Bawaslu Buleleng

Editor: Humas Bawaslu Buleleng