Bawaslu Bali Gandeng Yayasan Umah Kreatif Bali Gaungkan Pengawasan Partisipatif
|
Singaraja, Bawaslu Buleleng — Dalam upaya meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengawasan Pemilu ke depan, Bawaslu Bali bersama Bawaslu Buleleng melakukan kunjungan inspiratif ke Yayasan Umah Kreatif Bali di Banyuning, Buleleng pada Jumat (16/5). Kunjungan ini disambut hangat oleh Ketua Yayasan, Ketut Sumiana, didampingi oleh Bendahara, I Putu Pasek Govinda.
Anggota Bawaslu Provinsi Bali, Ketut Ariyani, menegaskan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari langkah konkret untuk menggandeng komunitas dalam penguatan literasi demokrasi, khususnya dalam pengawasan pemilu yang jujur dan adil. Yayasan Umah Kreatif Bali dikenal sebagai organisasi yang konsisten mendorong edukasi lingkungan dan pemberdayaan masyarakat melalui pendekatan kreatif dan berkelanjutan.
“Kami ingin menyentuh langsung komunitas yang selama ini aktif dalam pengabdian dan pemberdayaan masyarakat. Yayasan Umah Kreatif ini menjadi mitra yang tepat untuk bersama-sama membangun kesadaran politik yang sehat, terutama di kalangan masyarakat yang peduli lingkungan,” ujar Ariyani.
Sementara itu, Anggota Bawaslu Buleleng, Gede Ganesha menambahkan pihaknya akan terus berkomitmen dalam menggaungkan pengawasan partisipatif.
"Dimasa non tahapan ini, Bawaslu Buleleng terus berkomitmen mengembangkan kesadaran demokrasi dan peran serta masyarakat di Buleleng dalam pengawasan partisipatif sehingga kedepan penyelenggaraan baik Pemilu maupun Pilkada dapat selaras sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Ketua Yayasan Umah Kreatif Bali, Ketut Sumiana, menyampaikan apresiasinya atas kunjungan tersebut. Ia berharap kolaborasi ini dapat menjadi jembatan edukatif bagi kelompok-kelompok rentan yang awam tentang Pemilu, untuk memahami pentingnya Pemilu dan tidak terjebak dalam praktik money politics.
“Dengan edukasi yang berkelanjutan, masyarakat bisa lebih paham tentang nilai-nilai demokrasi dan memiliki keberanian untuk menolak politik uang,” tegas Sumiana.
Langkah Bawaslu Bali ini menjadi contoh nyata pentingnya sinergi antara lembaga pengawas pemilu dan komunitas lokal dalam membangun demokrasi yang partisipatif dan bermartabat. Ke depan, diharapkan kerjasama ini dapat diperluas ke lebih banyak komunitas demi terciptanya pemilu yang bersih, transparan, dan berkeadilan.
Humas Bawaslu Buleleng