Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Buleleng Perdalam Penggunaan Aplikasi SigapLapor Lewat Jumat Belajar

Foto Humas Bawaslu Buleleng

Bawaslu Buleleng melaksanakan kegiatan Jumat Belajar yang dilaksanakan secara daring

Singaraja, Bawaslu Buleleng – Bawaslu Buleleng terus memperkuat kapasitas sumber daya manusia dalam menghadapi penyelenggaraan Pemilu melalui kegiatan Jumat Belajar yang dilaksanakan pada Jumat (3/7) secara daring. Pada kesempatan tersebut, jajaran Bawaslu Buleleng mendalami penggunaan Aplikasi Sistem Informasi Penanganan Pelanggaran Pemilu dan Pelaporan (SigapLapor) sebagai bagian dari penguatan pemanfaatan teknologi informasi dalam penanganan pelanggaran Pemilu.

SigapLapor merupakan sistem informasi yang dirancang untuk mendukung proses pelaporan dan penanganan dugaan pelanggaran Pemilu secara terintegrasi. Melalui aplikasi ini, setiap tahapan penanganan pelanggaran dapat terdokumentasi dengan lebih tertib, transparan, dan akuntabel.

Dalam kegiatan tersebut, Anggota Bawaslu Buleleng, I Ketut Adi Setiawan, bersama staf Divisi Penanganan Pelanggaran, Data, dan Informasi membahas secara teknis mekanisme penggunaan aplikasi, mulai dari penginputan data, alur penanganan pelanggaran Pemilu, hingga administrasi pelanggaran yang dilakukan secara digital.

Adi Setiawan mengatakan, pemahaman terhadap SigapLapor menjadi bekal penting bagi seluruh jajaran agar mampu menjalankan proses penanganan pelanggaran secara efektif ketika aplikasi tersebut diterapkan pada tahapan Pemilu mendatang.

"SigapLapor bukan hanya sekadar aplikasi, tetapi menjadi instrumen yang membantu proses penanganan pelanggaran agar lebih cepat, tertib, dan terdokumentasi dengan baik. Karena itu, seluruh jajaran perlu memahami alur dan fitur yang tersedia sehingga ketika digunakan nanti tidak mengalami kendala," ujar Adi.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Buleleng, I Kadek Carna Wirata, menekankan pentingnya peningkatan kapasitas sumber daya manusia seiring dengan perkembangan sistem berbasis digital di lingkungan Bawaslu.

Menurutnya, kegiatan Jumat Belajar menjadi ruang untuk memastikan seluruh pegawai memiliki pemahaman yang sama terhadap aplikasi pendukung pelaksanaan tugas pengawasan.

"Penguasaan aplikasi menjadi bagian dari kesiapan kelembagaan. Kami ingin seluruh staf memahami penggunaan SigapLapor sejak dini sehingga pada saat diimplementasikan dalam tahapan Pemilu, setiap proses penanganan pelanggaran dapat berjalan lebih efektif, profesional, dan akuntabel," kata Carna.

Melalui kegiatan Jumat Belajar, Bawaslu Buleleng terus berupaya meningkatkan kompetensi jajaran sekaligus memperkuat kesiapan kelembagaan dalam menghadapi penyelenggaraan Pemilu yang semakin adaptif terhadap pemanfaatan teknologi informasi.

Penulis dan Foto: Humas Bawaslu Buleleng

Editor: Humas Bawaslu Buleleng