Bawaslu Membelajarkan, Mahasiswa Undiksha Diajak Menelisik Etika Penyelenggara Pemilu
|
Singaraja, Bawaslu Buleleng – Demokrasi tidak berhenti pada datang ke TPS dan memberikan suara. Di balik setiap pemilu, ada proses panjang yang membutuhkan penyelenggara berintegritas serta masyarakat yang memahami dan peduli terhadap jalannya demokrasi.
Kesadaran itulah yang coba dibangun Bawaslu Buleleng melalui Program Bawaslu Membelajarkan Volume II yang menyasar mahasiswa Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Rabu (9/9).
Ketua Bawaslu Buleleng, I Kadek Carna Wirata, menyampaikan tugas dan fungsi Bawaslu dalam mengawasi penyelenggaraan pemilu. Ia juga mengajak mahasiswa untuk tidak apatis terhadap demokrasi, sebab generasi muda hari ini akan menjadi bagian dari generasi yang menentukan arah bangsa dalam lima tahun mendatang.
“Kita hidup di negara demokrasi. Mahasiswa jangan sampai apatis terhadap demokrasi, karena generasi inilah yang akan menentukan nasib bangsa lima tahun yang akan datang,” ujar Carna.
Menurutnya, pemahaman mengenai demokrasi perlu dibangun sejak sekarang. Mahasiswa tidak harus menunggu terlibat dalam tahapan pemilu untuk mulai memahami bagaimana demokrasi dijalankan dan bagaimana proses tersebut perlu diawasi.
Pesan itu kemudian dipertemukan dengan materi yang diangkat dalam Bawaslu Membelajarkan Volume II, yakni Etika Penyelenggara Pemilu: Nilai Dasar Etika, Independensi dan Profesionalisme. Materi dikemas dalam bentuk video pembelajaran sebagai upaya menghadirkan pembelajaran kepemiluan melalui ruang yang lebih dekat dengan generasi muda.
Bagi Bawaslu Buleleng, mahasiswa memiliki ruang yang strategis dalam kehidupan demokrasi. Kampus bukan hanya tempat memperoleh pengetahuan akademik, tetapi juga tempat tumbuhnya gagasan, sikap kritis, dan kepedulian terhadap persoalan publik.
Karena itu, Bawaslu Membelajarkan tidak sekadar menjadi ruang untuk mengenalkan kepemiluan. Program ini menjadi bagian dari upaya mendorong mahasiswa melihat demokrasi sebagai sesuatu yang perlu dipahami dan dijaga bersama.
Dari ruang kampus, Bawaslu Buleleng ingin menumbuhkan kesadaran bahwa demokrasi tidak akan berjalan dengan sendirinya. Ia membutuhkan generasi yang mau belajar, peduli, dan mengambil bagian.
Penulis dan Foto: Humas Bawaslu Buleleng
Editor: Humas Bawaslu Buleleng