Jumat Belajar, Bawaslu Buleleng Bahas Program Parmas untuk Perkuat Pengawasan Partisipatif
|
Singaraja, Bawaslu Buleleng – Bawaslu Buleleng menggelar kegiatan Jumat Belajar sebagai upaya meningkatkan kapasitas jajaran internalnya, Jumat (31/7). Kegiatan ini difokuskan pada pembahasan validasi data Program Parmas guna menyamakan persepsi dalam pelaksanaan, pengelompokan, serta pelaporan kegiatan pengawasan partisipatif.
Kegiatan yang diikuti pimpinan dan jajaran sekretariat tersebut membahas sejumlah indikator penting dalam Program Parmas, mulai dari identifikasi komunitas digital, pengembangan Pojok Pengawasan, klasifikasi Forum Warga, level pengawasan partisipatif, hingga pencermatan capaian program. Penyamaan persepsi ini dinilai penting agar setiap kegiatan yang dilaksanakan sesuai dengan indikator yang telah ditetapkan dan mampu menggambarkan capaian pengawasan partisipatif secara akurat.
Anggota Bawaslu Buleleng Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat, Gede Ganesha, mengatakan bahwa validasi data merupakan bagian penting dalam memastikan kualitas pelaksanaan Program Partisipasi Masyarakat.
"Validasi data bukan sekadar memastikan laporan administrasi tersusun dengan baik, tetapi juga memastikan setiap program yang dilaksanakan benar-benar memberikan dampak terhadap penguatan pengawasan partisipatif. Karena itu, seluruh jajaran harus memiliki pemahaman yang sama terhadap setiap indikator yang menjadi ukuran capaian program," ujar Ganesha.
Ganesha menjelaskan bahwa Program Partisipasi Masyarakat tidak hanya berorientasi pada jumlah kegiatan yang dilaksanakan. Lebih dari itu, program tersebut diarahkan untuk membangun masyarakat yang semakin aktif dan mandiri dalam mengawal proses demokrasi.
"Tujuan akhirnya adalah membangun ekosistem pengawasan partisipatif yang berkelanjutan. Karena itu, setiap kegiatan harus mampu mendorong peningkatan kapasitas masyarakat, bukan hanya menghasilkan data kegiatan. Melalui validasi data ini, kita dapat melihat sejauh mana program yang dijalankan benar-benar mencapai tujuan tersebut," jelasnya.
Melalui kegiatan Jumat Belajar, Bawaslu Buleleng terus memperkuat kapasitas internal sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas Program Partisipasi Masyarakat. Dengan validasi data yang tepat dan pemahaman yang seragam, pelaksanaan program diharapkan semakin terarah, terukur, serta mampu memperkuat pengawasan partisipatif dalam menjaga kualitas demokrasi.
Penulis dan Foto: Humas Bawaslu Buleleng
Editor: Humas Bawaslu Buleleng