Jumat Belajar, Bawaslu Buleleng Perkuat Budaya Kolaboratif dalam Kerja Kelembagaan
|
Singaraja, Bawaslu Buleleng – Kerja pengawasan pemilu tidak dapat berjalan sendiri-sendiri. Dibutuhkan kolaborasi seluruh unsur di lingkungan Bawaslu untuk memastikan setiap tugas kelembagaan berjalan efektif dan berintegritas. Pesan tersebut mengemuka dalam kegiatan Jumat Belajar Bawaslu Kabupaten Buleleng, Jumat (14/8).
Mengangkat materi “Pentingnya Penguatan SDM dan Peningkatan Kualitas Kesekretariatan Bawaslu”, kegiatan ini menjadi ruang untuk memperkuat pemahaman sekaligus membangun pola kerja yang lebih kolaboratif di lingkungan Bawaslu Buleleng.
Ketua Bawaslu Buleleng, I Kadek Carna Wirata, mengatakan kolaborasi merupakan bagian penting dalam menjalankan kerja kelembagaan. Setiap unsur memiliki peran masing-masing, namun seluruhnya berada dalam satu tujuan yang sama, yakni mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi Bawaslu.
“Kita ini bekerja dalam satu kelembagaan. Masing-masing memiliki tugas dan tanggung jawab, tetapi semuanya saling berkaitan. Karena itu, yang penting adalah bagaimana kita bisa berkolaborasi, saling mendukung, dan memastikan pekerjaan berjalan dengan baik,” ujar Carna.
Menurutnya, kerja Bawaslu tidak hanya berkaitan dengan pelaksanaan pengawasan lapangan. Di baliknya terdapat berbagai pekerjaan administrasi, perencanaan, pengelolaan data, pelayanan informasi hingga dukungan kelembagaan yang harus berjalan secara bersama-sama.
“Pada akhirnya, seluruh pekerjaan yang kita lakukan harus memberikan dukungan terhadap tugas pengawasan. Karena itu, tidak ada pekerjaan yang berdiri sendiri. Semua memiliki keterkaitan dan kontribusi terhadap kerja Bawaslu,” katanya.
Carna menilai, kolaborasi juga perlu dibangun melalui komunikasi dan kebersamaan yang baik. Dengan suasana kerja yang terbuka dan saling mendukung, setiap persoalan dapat diselesaikan bersama dan pekerjaan kelembagaan dapat berjalan lebih efektif.
“Yang kita bangun adalah kebersamaan. Kalau komunikasi dan koordinasi kita baik, pekerjaan akan lebih mudah. Kita saling mengisi, saling menguatkan, dan bekerja untuk tujuan yang sama,” ungkapnya.
Senada dengan hal tersebut, Anggota Bawaslu Buleleng Putu Sugi Ardana mengatakan suasana kerja yang baik menjadi bagian penting dalam menciptakan kolaborasi di lingkungan Bawaslu.
Menurutnya, kolaborasi akan tumbuh ketika setiap jajaran memiliki ruang untuk berkomunikasi, berbagi pemahaman, dan saling mendukung dalam menyelesaikan pekerjaan.
“Ketika suasana kerja tercipta dengan baik, komunikasi akan lebih terbuka. Dari sana koordinasi dan kolaborasi bisa terbangun dengan lebih kuat,” ujar Sugi.
Melalui Jumat Belajar, Bawaslu Buleleng tidak hanya mendorong peningkatan kapasitas SDM, tetapi juga membangun budaya kerja yang menempatkan kebersamaan dan kolaborasi sebagai bagian dari kerja kelembagaan.
Penulis dan Foto: Humas Bawaslu Kabupaten Buleleng
Editor: Humas Bawaslu Kabupaten Buleleng