Lompat ke isi utama

Berita

Keamanan Siber Jadi Perhatian Bawaslu Buleleng Hadapi Pemilu 2029

Foto Humas Bawaslu Buleleng

Bawaslu Buleleng mengikuti penguatan keamanan digital dalam tata kelola pengawasan pemilu

Singaraja, Bawaslu Buleleng – Digitalisasi pengawasan pemilu membawa kemudahan sekaligus tantangan baru. Di tengah pemanfaatan teknologi informasi dan kecerdasan buatan (AI) yang semakin luas, keamanan data dan sistem digital menjadi bagian penting yang perlu diperkuat Bawaslu dalam menghadapi Pemilu 2029.

Hal tersebut menjadi perhatian dalam kegiatan penguatan keamanan digital dalam tata kelola pengawasan pemilu yang diselenggarakan Bawaslu RI bersama Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) secara daring, Rabu (9/9). Ketua dan Anggota Bawaslu Buleleng turut mengikuti kegiatan tersebut.

Ketua Bawaslu RI Rahmat Bagja menyampaikan, pemanfaatan teknologi dan AI mampu meningkatkan efisiensi serta memperluas jangkauan pengawasan. Namun, perkembangan tersebut juga menghadirkan risiko, mulai dari kebocoran data, gangguan layanan digital, hingga ancaman terhadap sistem informasi pengawasan.

Karena itu, keamanan siber tidak dapat ditempatkan semata sebagai urusan teknis unit teknologi informasi. Keamanan digital perlu menjadi bagian dari tata kelola lembaga dan manajemen risiko, sekaligus upaya menjaga kepercayaan publik terhadap integritas penyelenggaraan pemilu.

Dalam persiapan menghadapi Pemilu 2029, Bawaslu mendorong penguatan sejumlah langkah mitigasi, di antaranya pemetaan kerawanan, peningkatan kemampuan deteksi dan respons insiden, pemanfaatan sertifikat serta tanda tangan elektronik, hingga membangun kesadaran keamanan digital di seluruh jajaran. Penguatan tersebut dilakukan melalui sinergi berkelanjutan bersama BSSN, antara lain melalui IT security assessment, cyber threat intelligence, dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia.

Bawaslu Buleleng turut mendukung penguatan keamanan digital tersebut sebagai bagian dari kesiapan menghadapi tantangan pengawasan pemilu di era teknologi. Pengawasan yang semakin digital perlu diimbangi dengan sistem dan sumber daya manusia yang mampu menjaga keamanan informasi, sehingga tata kelola pengawasan tetap adaptif, tangguh, dan terpercaya.

Penulis dan Foto: Humas Bawaslu Buleleng

Editor: Humas Bawaslu Buleleng