Bawaslu Buleleng Lakukan Konsolidasi Demokrasi Pasca Pemilu, Pererat Kerja Sama Dengan Satpol PP
|
Singaraja, Bawaslu Buleleng – Berakhirnya tahapan Pemilu tidak menghentikan upaya Bawaslu Buleleng dalam membangun dan menjaga kolaborasi dengan berbagai pihak. Sebagai bagian dari penguatan kelembagaan pasca Pemilu, Ketua Bawaslu Buleleng, I Kadek Carna Wirata, melakukan konsolidasi demokrasi dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Buleleng, Selasa (9/6).
Bertempat di Kantor Satpol PP Buleleng, pertemuan tersebut menjadi ruang untuk mempererat hubungan antar lembaga sekaligus mengevaluasi kerja sama yang telah terjalin selama pelaksanaan Pemilu dan Pemilihan.
Carna Wirata menegaskan bahwa keberhasilan pengawasan Pemilu tidak hanya bergantung pada Bawaslu, tetapi juga membutuhkan dukungan dan keterlibatan berbagai pihak. Salah satunya Satpol PP yang selama tahapan Pemilu memiliki peran strategis dalam penertiban Alat Peraga Kampanye (APK) serta mendukung terciptanya ketertiban umum.
“Meski saat ini berada pada masa pasca Pemilu, komunikasi dan koordinasi harus tetap dijaga. Sinergi yang sudah terbangun menjadi modal penting dalam menghadapi Pemilu dan Pemilihan yang akan datang,” ujarnya.
Dalam pertemuan tersebut, kedua lembaga turut membahas pentingnya penguatan koordinasi dan bentuk-bentuk kolaborasi lain yang dapat dilakukan pada tahapan Pemilu mendatang. Bawaslu Buleleng memandang kerja sama lintas sektor sebagai salah satu kunci dalam mewujudkan pengawasan yang efektif dan demokrasi yang berkualitas.
Kepala Satpol PP Buleleng, Komang Kappa Tri Aryandono, menyambut baik kunjungan tersebut. Menurutnya, hubungan baik yang telah terjalin selama ini perlu terus dipelihara agar koordinasi antar lembaga dapat berjalan optimal.
Melalui konsolidasi demokrasi ini, Bawaslu Buleleng menegaskan komitmennya untuk terus membangun kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan sebagai langkah menjaga integritas dan kualitas demokrasi di Kabupaten Buleleng.
Humas Bawaslu Buleleng