Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Buleleng Perkuat Kolaborasi dengan IMK untuk Bangun Demokrasi Yang Partisipatif

Foto Humas Bawaslu Buleleng

Bawaslu Buleleng terus memperkuat kolaborasi dengan Institut Agama Hindu Negeri Mpu Kuturan (IMK) 

Singaraja, Bawaslu Buleleng – Bawaslu Buleleng terus memperkuat kolaborasi dengan Institut Agama Hindu Negeri Mpu Kuturan (IMK) sebagai upaya membangun demokrasi yang partisipatif melalui penguatan pendidikan politik, literasi kepemiluan, dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Penguatan kolaborasi tersebut dibahas dalam kunjungan Bawaslu Buleleng ke Kampus IMK, Kamis (2/7).

Anggota Bawaslu Buleleng, Gede Ganesha dalam kunjungan tersebut mengatakan perguruan tinggi merupakan mitra strategis dalam membangun budaya demokrasi yang sehat. Menurutnya, kolaborasi antara Bawaslu Buleleng dan IMK perlu terus diperkuat agar tidak hanya berhenti pada nota kesepahaman (MoU), tetapi diwujudkan melalui berbagai program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

"Kolaborasi ini penting untuk meningkatkan kesadaran demokrasi, baik di kalangan mahasiswa maupun masyarakat secara umum. Dengan adanya MoU yang telah terjalin, kami berharap ke depan kerja sama dapat lebih intens, baik melalui penguatan kapasitas oleh IMK maupun sosialisasi kepemiluan yang dilaksanakan Bawaslu di lingkungan kampus," ujar Ganesha.

Ia menambahkan, keterlibatan kalangan akademisi dalam pendidikan demokrasi dan pengawasan partisipatif merupakan langkah strategis untuk menciptakan proses demokrasi yang berkualitas, berintegritas, dan melibatkan lebih banyak elemen masyarakat.

Kepala Satuan Pengawas Internal IMK, Bayu Anggara, menyambut baik upaya penguatan kolaborasi tersebut. Menurutnya, tindak lanjut dari MoU yang telah terjalin sangat memungkinkan diwujudkan melalui berbagai bentuk kerja sama yang saling mendukung.

Pada kesempatan yang sama, Anggota Bawaslu Buleleng, I Ketut Adi Setiawan, turut menyampaikan informasi mengenai penyelenggaraan Kompetisi Debat Hukum Pemilu yang diinisiasi Bawaslu RI. Ia mengajak IMK untuk berpartisipasi dalam kompetisi tersebut sebagai bentuk kontribusi perguruan tinggi dalam mengembangkan kajian hukum kepemiluan sekaligus meningkatkan kapasitas mahasiswa di bidang demokrasi dan kepemiluan.

Melalui penguatan kolaborasi dengan dunia akademik, Bawaslu Buleleng berharap sinergi yang telah terjalin dapat terus berkembang melalui berbagai program edukasi, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memperkuat pengawasan partisipatif serta mendorong terwujudnya demokrasi yang partisipatif, berintegritas, dan berkelanjutan di Kabupaten Buleleng.

Penulis dan Foto: Humas Bawaslu Buleleng

Editor: Humas Bawaslu Buleleng