Bulfest 2026 Resmi Dibuka, Bawaslu Buleleng: “Uriping Rasa” Harus Menjadi Semangat Bersama
|
Singaraja, Bawaslu Buleleng – Buleleng Festival (Bulfest) Tahun 2026 resmi dibuka di kawasan Praja Mandala, Singa Ambara Raja, Selasa (18/8). Mengusung tema “Uriping Rasa”, Bulfest tahun ini membawa semangat untuk menghidupkan kembali rasa cinta dan kebanggaan masyarakat terhadap Buleleng.
Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Buleleng, I Kadek Carna Wirata, menghadiri pembukaan Bulfest yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Buleleng tersebut. Sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan undangan lainnya turut hadir dalam kegiatan.
Pembukaan Bulfest 2026 diawali dengan penampilan Tarian Massal Sunia Campuhan Parisuda yang menjadi bagian dari sajian budaya dalam rangkaian pembukaan. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Tari Penyambutan, Sambutan Selamat Datang Bupati Buleleng, dan sambutan Gubernur Bali I Wayan Koster yang sekaligus membuka secara resmi Bulfest 2026.
Dalam sambutannya, Gubernur Bali memberikan apresiasi atas penyelenggaraan Bulfest sebagai ruang yang mempertemukan masyarakat sekaligus mengangkat potensi seni dan budaya Buleleng.
Seusai menghadiri pembukaan, I Kadek Carna Wirata mengatakan tema Uriping Rasa memiliki makna yang relevan dengan kehidupan masyarakat Buleleng. Menurutnya, rasa cinta dan kebanggaan terhadap daerah tidak cukup hanya diwujudkan dalam sebuah perayaan, tetapi perlu hadir dalam kehidupan sehari-hari.
“Sebagai bagian dari masyarakat Buleleng, saya melihat Uriping Rasa bukan sekadar tema festival. Ini menjadi pengingat untuk terus menghidupkan rasa cinta, rasa bangga, dan rasa memiliki terhadap Buleleng,” ujarnya.
Ia menilai keberadaan Bulfest menjadi salah satu ruang untuk mempertemukan masyarakat dengan kekayaan seni, budaya, dan kreativitas daerah. Menurutnya, keberagaman potensi tersebut merupakan bagian dari identitas Buleleng yang perlu terus dirawat.
“Buleleng memiliki kekayaan budaya dan karakter masyarakat yang kuat. Kebanggaan itu perlu terus kita hidupkan, bukan hanya saat festival berlangsung, tetapi juga melalui kepedulian dan kontribusi kita dalam kehidupan bermasyarakat,” katanya.
Ia berharap semangat Uriping Rasa dapat menjadi energi bersama bagi masyarakat untuk menjaga berbagai potensi yang dimiliki Buleleng sekaligus memperkuat rasa memiliki terhadap daerah.
“Mari kita jadikan Uriping Rasa sebagai semangat bersama. Bukan hanya untuk merayakan Buleleng, tetapi juga untuk menjaga, merawat, dan memberikan sesuatu yang baik bagi Buleleng,” pungkasnya.
Penulis dan Foto: Humas Bawaslu Buleleng
Editor: Humas Bawaslu Buleleng