Konsolidasi Demokrasi, Bawaslu Buleleng Bahas Peran Organisasi Kemahasiswaan dalam Pengawasan Partisipatif
|
Singaraja, Bawaslu Buleleng – Dalam upaya memperkuat pengawasan partisipatif serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menjaga kualitas demokrasi, Anggota Bawaslu Kabupaten Buleleng, Gede Ganesha, melaksanakan kegiatan Konsolidasi Demokrasi bersama Pengurus Cabang Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (PC KMHDI) Buleleng, Kamis (23/7). Kegiatan yang berlangsung di Bichito Coffee, Jalan Gajah Mada, Singaraja, ini menjadi ruang dialog antara Bawaslu dengan organisasi kemahasiswaan dalam membangun sinergi menghadapi penyelenggaraan Pemilu dan Pemilihan mendatang.
Dalam kesempatan tersebut, Ganesha menyampaikan bahwa organisasi kemahasiswaan memiliki posisi strategis sebagai agen perubahan sekaligus mitra Bawaslu dalam menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengawasan partisipatif. Mahasiswa dinilai memiliki kemampuan untuk menjadi penyambung informasi kepemiluan yang benar, mengedukasi masyarakat, serta mendorong lahirnya budaya demokrasi yang sehat dan berintegritas.
Menurutnya, pengawasan partisipatif tidak dapat berjalan secara optimal apabila hanya mengandalkan penyelenggara pemilu. Oleh karena itu, diperlukan keterlibatan berbagai elemen masyarakat, termasuk organisasi kemahasiswaan, untuk bersama-sama mengawal setiap tahapan pemilu sesuai dengan peraturan perundang-undangan.
Selain membahas peran mahasiswa dalam pengawasan partisipatif, diskusi juga mengangkat pentingnya meningkatkan literasi demokrasi di kalangan generasi muda. Organisasi kemahasiswaan diharapkan mampu menjadi ruang edukasi yang mendorong anggotanya untuk memahami hak dan kewajiban sebagai warga negara, serta berperan aktif dalam mengawasi jalannya proses demokrasi secara objektif, kritis, dan bertanggung jawab.
Suasana diskusi berlangsung hangat dan interaktif. Pengurus PC KMHDI Buleleng menyampaikan berbagai pandangan mengenai tantangan partisipasi generasi muda dalam demokrasi, termasuk pentingnya pemanfaatan media digital sebagai sarana pendidikan politik yang positif. Berbagai masukan tersebut menjadi bahan diskusi bersama untuk memperkuat kolaborasi antara Bawaslu dan organisasi kemahasiswaan dalam membangun ekosistem pengawasan partisipatif yang berkelanjutan.
Melalui kegiatan Konsolidasi Demokrasi ini, Bawaslu Buleleng berharap sinergi dengan PC KMHDI Buleleng dapat terus terjalin. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memperluas jangkauan pendidikan pengawasan partisipatif, meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda, serta memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan penyelenggaraan Pemilu dan Pemilihan yang demokratis, jujur, adil, dan berintegritas.
Penulis dan Foto: Humas Bawaslu Kabupaten Buleleng
Editor: Humas Bawaslu Kabupaten Buleleng