PPPK Bawaslu Buleleng Ikuti Orientasi 2026, Perkuat Nilai dan Etika ASN
|
Singaraja, Bawaslu Buleleng – Sebanyak tujuh Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Bawaslu Buleleng mengikuti hari pertama Orientasi PPPK Tahun 2026 yang diselenggarakan Bawaslu Bali secara daring, Selasa (14/7). Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam membangun aparatur yang profesional, berintegritas, dan memahami nilai-nilai dasar sebagai ASN di lingkungan Bawaslu.
Orientasi dibuka secara resmi oleh Ketua Bawaslu Bali, I Putu Agus Tirta Suguna. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa orientasi merupakan bagian penting dalam meningkatkan kompetensi sumber daya manusia, sehingga setiap PPPK mampu melaksanakan tugas dan tanggung jawab secara optimal.
Sementara itu, Kepala Pusat Penelitian, Pengembangan, Pendidikan, dan Pelatihan (Puslitbangdiklat) Bawaslu RI, Roy Maryuna Siagian, mengingatkan seluruh peserta untuk mengikuti setiap rangkaian orientasi dengan sungguh-sungguh meskipun dilaksanakan secara daring. Menurutnya, orientasi bukan sekadar memenuhi kewajiban administrasi, tetapi menjadi proses pembentukan karakter ASN yang berintegritas, profesional, serta menjunjung tinggi nilai-nilai dasar BerAKHLAK.
Pelaksanaan Orientasi PPPK Tahun 2026 akan berlangsung selama delapan hari dengan materi yang dirancang untuk memperkuat kompetensi, wawasan, serta pemahaman peserta terhadap tugas dan fungsi di lingkungan Bawaslu.
Pada hari pertama, peserta menerima materi mengenai Kebijakan Orientasi PPPK, dilanjutkan dengan Tata Tertib dan Alur Pembelajaran, Pernyataan Komitmen Peserta, serta pelaksanaan pre-test melalui Learning Management System (LMS).
Melalui orientasi ini, diharapkan seluruh PPPK Bawaslu memahami nilai, etika, dan budaya kerja organisasi sehingga mampu menjalankan tugas secara profesional, akuntabel, dan berintegritas dalam mendukung pelaksanaan pengawasan pemilu.
Penulis dan Foto: Humas Bawaslu Buleleng
Editor: Humas Bawaslu Buleleng