Bawaslu Buleleng Beberkan Sejumlah Catatan Penting Pengawasan PDPB Triwulan III
|
Singaraja, Bawaslu Buleleng – Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) di Buleleng telah memasuki Triwulan III. Dalam forum Rapat Pleno Rekapitulasi yang digelar KPU Buleleng, Kamis (2/10), Bawaslu Buleleng menyampaikan sejumlah catatan penting hasil pengawasan di lapangan yang perlu menjadi perhatian bersama.
Anggota Bawaslu Buleleng, Gede Ganesha, menjelaskan bahwa pengawasan yang dilakukan menemukan masih adanya Ketidaksesuaian data pemilih serta kendala yang ditemui. “Hasil pengawasan kami di lapangan menunjukkan beberapa hal yang harus diantensi bersama, seperti warga negara Indonesia yang telah berusia 17 tahun namun belum terdaftar karena belum melakukan perekaman KTP-el, pemilih yang meninggal secara faktual namun belum ada bukti administrasi, serta anggota TNI/Polri yang sudah pensiun namun belum mengubah status pekerjaan dalam administrasi kependudukan,” ungkapnya.
Ia menambahkan, seluruh catatan pengawasan tersebut telah disampaikan kepada KPU Buleleng agar ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku. “Hasil pengawasan kami telah kami sampaikan kepada KPU Buleleng secara administrative, selain itu kami sudah melakukan koordinasi dengan intens untuk memastikan kualitas daftar pemilih benar-benar terjaga,” tegas Ganesha.
Rapat pleno PDPB Triwulan III ini dihadiri berbagai pihak terkait, antara lain Badan Kesbangpol, Dinas Dukcapil, Lapas, serta perwakilan partai politik. Dalam kesempatan itu, KPU Buleleng menetapkan jumlah pemilih sebanyak 607.310 pemilih, terdiri dari 303.193 pemilih laki-laki dan pemilih 304.117 perempuan.
Bawaslu Buleleng menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pengawasan terhadap proses pemutakhiran data pemilih serta menjaga koordinasi bersama KPU Buleleng dan stakeholder terkait.
Hal ini dilakukan untuk memastikan daftar pemilih di Kabupaten Buleleng tersusun secara baik, valid, akurat, dan mutakhir, sehingga dapat digunakan secara optimal pada penyelenggaraan Pemilu mendatang.
Humas Bawaslu Buleleng