Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Buleleng dan Kodim 1609/Buleleng Konsolidasikan Sinergi Jaga Stabilitas Demokrasi

Foto Humas Bawaslu Buleleng

Singaraja, Bawaslu Buleleng – Pada masa post election, Bawaslu Buleleng terus memperkuat sinergi lintas sektor sebagai upaya menjaga stabilitas demokrasi dan kondusivitas daerah. Salah satu langkah strategis tersebut diwujudkan melalui silaturahmi dan koordinasi dengan Komandan Kodim 1609/Buleleng, sebagai bentuk konsolidasi bersama dalam mendukung pengawasan Pemilu yang berintegritas.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Bawaslu Buleleng, I Kadek Carna Wirata, didampingi Anggotanya, Gede Ganesha dan I Ketut Adi Setiawan. Pertemuan ini menegaskan bahwa penguatan sinergi tidak hanya dilakukan pada saat tahapan Pemilu berlangsung, tetapi juga menjadi kebutuhan penting pada masa pasca Pemilu guna memastikan stabilitas sosial dan politik tetap terjaga.

Ketua Bawaslu Buleleng, I Kadek Carna Wirata, menyampaikan bahwa koordinasi lintas sektor merupakan kunci utama dalam menjaga keamanan dan ketertiban demokrasi. Menurutnya, Bawaslu tidak dapat bekerja sendiri dalam menjalankan tugas pengawasan, sehingga dukungan dari seluruh pemangku kepentingan, termasuk TNI, sangat diperlukan agar pengawasan berjalan efektif hingga seluruh tahapan Pemilu selesai.

“Sinergi dengan Dandim 1609/Buleleng menjadi bagian penting dalam memastikan stabilitas daerah serta mendukung tugas pengawasan Bawaslu, khususnya pada masa pasca Pemilu,” tegas Carna.

Ia menambahkan, masa pasca Pemilu tetap memiliki potensi dinamika sosial yang perlu diantisipasi bersama. Oleh karena itu, komunikasi dan koordinasi yang baik antara Bawaslu dan TNI diharapkan mampu mencegah potensi gangguan keamanan serta menjaga suasana demokrasi yang aman, tertib, dan damai di Kabupaten Buleleng.

Dalam kesempatan yang sama, Anggota Bawaslu Buleleng, Gede Ganesha, turut menyampaikan sejumlah isu strategis yang menjadi perhatian Bawaslu, salah satunya terkait data pemilih. Ia menekankan bahwa data pemilih merupakan fondasi penting dalam penyelenggaraan Pemilu yang berkualitas, sehingga diperlukan dukungan dan pemahaman lintas lembaga agar data pemilih tetap akurat, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Menurut Ganesha, sinergi antar lembaga menjadi langkah preventif untuk meminimalisir potensi permasalahan data pemilih di kemudian hari. Dengan koordinasi yang baik, berbagai kendala teknis maupun nonteknis dapat diantisipasi lebih dini.

Sementara itu, Dandim 1609/Buleleng Letkol Inf Achmad Setyawan Syah menyambut baik audiensi dan koordinasi yang dilakukan Bawaslu Buleleng. Ia menyampaikan komitmen TNI untuk terus mendukung tugas dan fungsi Bawaslu sesuai dengan kewenangan yang dimiliki, khususnya dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Kami siap mendukung upaya Bawaslu dalam menjaga stabilitas daerah dan memastikan proses demokrasi berjalan aman, tertib, dan damai, khususnya pada masa pasca Pemilu,” ujar Dandim 1609/Buleleng.

Melalui penguatan sinergi ini, Bawaslu Buleleng berharap terbangun kerja sama yang berkelanjutan dengan Kodim 1609/Buleleng dalam menjaga kondusivitas daerah. Kolaborasi lintas sektor tersebut diharapkan mampu memperkuat kualitas pengawasan Pemilu, menjaga kepercayaan publik, serta memastikan demokrasi di Kabupaten Buleleng tetap berjalan secara berintegritas dan berkeadilan.

Humas Bawaslu Buleleng