Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Buleleng Gandeng Anak Muda Tejakula Bangun Kepedulian Demokrasi Lewat Pengawasan Partisipatif

Foto Humas Bawaslu Buleleng

Singaraja, Bawaslu Buleleng — Suasana penuh semangat tampak di Lembaga Pelatihan Kerja Hishou, Desa Tejakula, Minggu (15/6), saat sekitar 20 anak muda dari Tejakula Community Center berkumpul mengikuti kegiatan sosialisasi pengawasan partisipatif yang digelar oleh Bawaslu Buleleng.

 

Acara ini bukan sekadar sosialisasi biasa. Lewat pendekatan yang interaktif dan menyentuh realita anak muda, Bawaslu Buleleng ingin membuka mata generasi muda bahwa demokrasi bukan hanya milik elite politik, tapi tanggung jawab semua warga, termasuk mereka yang selama ini mungkin merasa jauh dari urusan politik.

 

Anggota Bawaslu Buleleng, Gede Ganesha, sekaligus Koordinator Divisi Pencegahan, Parmas, dan Humas, menekankan pentingnya peran anak muda dalam mengawasi jalannya Pemilu dan Pilkada, bukan hanya saat pemungutan suara, tapi juga setelahnya, ketika pemimpin terpilih mulai bekerja.

 

“Anak muda adalah kelompok yang paling terdampak dari kebijakan dan program kerja pemimpin terpilih. Jadi, wajar kalau mereka juga jadi yang paling kritis dan peduli sejak awal proses demokrasi berlangsung,” tegas Ganesha di hadapan peserta.

 

Kegiatan ini mendapat respon positif dari Kadek Sudantara, Ketua Tejakula Community Center. Ia menilai sosialisasi seperti ini sangat penting untuk membangkitkan kesadaran politik di kalangan generasi muda, terutama di wilayah pesisir seperti Tejakula.

 

“Kita tidak mau anak muda bersikap apatis terhadap politik. Justru mereka harus jadi garda terdepan dalam menjaga demokrasi dari praktik-praktik curang seperti politik uang,” ujar pria asal Desa Tembok itu.

 

Tak hanya berhenti pada sesi sosialisasi, kegiatan ini juga diakhiri dengan workshop menulis yang berlangsung hangat dan antusias. Para peserta diajak menyalurkan pemikiran mereka dalam bentuk tulisan sebagai salah satu bentuk partisipasi aktif dalam demokrasi.

 

Dengan semangat kolaboratif yang tercipta hari itu, Bawaslu Buleleng berharap generasi muda semakin melek politik dan siap menjadi pengawal demokrasi yang kritis, cerdas, dan berintegritas.

Humas Bawaslu Buleleng