Bawaslu Buleleng Gandeng Peradah, Dorong Pemuda Aktif dalam Pengawasan Pemilu
|
Singaraja, Bawaslu Buleleng – Komitmen Bawaslu Buleleng untuk memperluas jangkauan pengawasan partisipatif kembali ditunjukkan melalui kerja sama strategis dengan organisasi kepemudaan di daerah. Kolaborasi terbaru diwujudkan bersama DPK Peradah Buleleng melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU), yang menjadi langkah awal untuk memperkuat peran pemuda dalam pengawasan pemilu dan peningkatan literasi demokrasi.
Ketua Bawaslu Buleleng, I Kadek Carna Wirata, menyampaikan bahwa kerja sama ini bukan sekadar seremonial, melainkan upaya nyata untuk memastikan bahwa masyarakat, khususnya generasi muda, memiliki ruang terstruktur untuk ikut mengawasi tahapan pemilu. Ia menekankan bahwa pengawasan partisipatif tidak akan efektif jika hanya ditopang oleh lembaga formal tanpa keterlibatan publik.
“Demokrasi yang kuat memerlukan keterlibatan banyak pihak, karena Pemilu bukan hanya milik penyelenggara, melainkan milik bersama. Karena itu, kami ingin Peradah menjadi bagian dari gerakan bersama menjaga demokrasi,” kata Carna.
Lebih lanjut, Carna menambahkan bahwa Bawaslu sedang memperluas fokus kegiatan penguatan demokrasi dan pendidikan politik di luar tahapan pemilu. Menurutnya, kesadaran demokrasi harus dibangun secara konsisten, agar masyarakat terbiasa bersikap kritis terhadap isu demokrasi dan potensi pelanggaran.
Sementara itu, Plt. Ketua DPK Peradah Buleleng, I Gede Leo Bagas Pratama, menyampaikan bahwa MoU ini menjadi bentuk kepercayaan sekaligus tantangan bagi Peradah untuk hadir secara lebih nyata dalam isu-isu kepemiluan. Leo menjelaskan bahwa Peradah Indonesia merupakan organisasi kepemudaan Hindu nasional yang berdiri dengan fondasi nilai Dharma. “Sebagai organisasi pemuda Hindu, kami memiliki visi membangun generasi muda yang berkarakter. Kesempatan bekerja sama dengan Bawaslu tentu kami sambut dengan penuh tanggung jawab,” ujarnya.
Melalui kolaborasi ini, Bawaslu Buleleng berharap semakin banyak organisasi pemuda yang tergerak untuk terlibat dalam pengawasan partisipatif. Sinergi dengan Peradah diharapkan mampu memperluas jejaring pengawas independen di tingkat akar rumput, sehingga penyelenggaraan demokrasi di Kabupaten Buleleng dapat berjalan lebih transparan, akuntabel, dan partisipatif.
Humas Bawaslu Buleleng