Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Buleleng Ikuti Kegiatan Literasi Pojok Pengawasan, Bahas Isu Strategis Perempuan dalam Pengawasan Pemilu

Foto Humas Bawaslu Buleleng

Singaraja, Bawaslu Buleleng – Anggota Bawaslu Buleleng, Gede Ganesha, mengikuti kegiatan Literasi Pojok Pengawasan yang digelar Bawaslu Provinsi Jawa Tengah secara daring, Senin (29/9). Kegiatan ini mengangkat tema “Isu-Isu Strategis Perempuan dalam Pengawasan Pemilu/Pemilihan” dan menghadirkan sejumlah narasumber berkompeten.

 

Salah satu narasumber yang hadir adalah Anggota Bawaslu Bali, Ketut Ariyani. Dalam paparannya, Ariyani menekankan pentingnya memperkuat partisipasi perempuan dalam pengawasan pemilu. Menurutnya, keterlibatan perempuan bukan sekadar angka, melainkan bagian integral dari upaya menguatkan demokrasi.

 

“Partisipasi perempuan dalam pengawasan akan menghadirkan perspektif yang lebih luas, terutama terkait pengawasan yang responsif gender. Perempuan mampu membawa nilai keadilan, kepekaan sosial, serta keberanian dalam melawan setiap bentuk pelanggaran pemilu,” ungkapnya.

 

Lebih lanjut, Ariyani menegaskan bahwa perempuan berperan sebagai agen perubahan yang dapat mendorong transparansi dan akuntabilitas pemilu. Dengan melibatkan perempuan secara aktif, pengawasan pemilu diharapkan tidak hanya menjadi tugas kelembagaan, tetapi juga menjadi gerakan sosial yang inklusif.

 

Selain itu, narasumber lainnya, Anggota Bawaslu Kabupaten Tegal Sri Arjarwati, juga menyoroti peran strategis perempuan dalam pengawasan.  Melalui kegiatan literasi ini, Bawaslu menegaskan kembali komitmennya dalam mendorong peningkatan kapasitas dan peran perempuan di bidang pengawasan pemilu. Harapannya, keterlibatan perempuan tidak hanya menjadi formalitas, tetapi juga memberi dampak nyata dalam menciptakan pemilu yang berintegritas, inklusif, dan berkeadilan.

Humas Bawaslu Buleleng