Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Buleleng Soroti Kerawanan Data Pemilih Luar Negeri dalam PDPB

Foto Humas

Singaraja, Bawaslu Buleleng — Anggota Bawaslu Buleleng, Gede Ganesha, menyoroti pentingnya perhatian terhadap pemilih luar negeri dalam proses pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB). Hal tersebut disampaikannya dalam rapat koordinasi PDPB yang diselenggarakan Bawaslu Bali di Tabanan, Selasa (14/4).

 

Dalam pemaparannya, Ganesha menyampaikan bahwa keberadaan pemilih luar negeri menjadi atensi Pengawas Pemilu. “Pemilih luar negeri ini perlu menjadi perhatian serius, karena memiliki potensi kerawanan tersendiri dalam hal akurasi data dan mekanisme pengawasannya,” ujarnya.

 

Rapat koordinasi ini dihadiri oleh pimpinan serta staf Bawaslu Kabupaten/Kota se-Bali yang membidangi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat. Dalam forum tersebut, turut dibahas berbagai strategi pengawasan PDPB, salah satunya melalui pelaksanaan uji petik di lapangan.

 

Secara umum, peserta rapat juga memaparkan berbagai kendala yang dihadapi di masing-masing daerah. Permasalahan tersebut menjadi bahan evaluasi bersama guna meningkatkan kualitas pengawasan ke depan.

 

Selain membahas pengawasan PDPB, rapat ini juga mengulas rencana program Bawaslu ke depan, salah satunya pendidikan pengawas partisipatif (P2P). Program ini dirancang untuk meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam pengawasan pemilu.

 

Ganesha menilai program tersebut sangat strategis dalam memperkuat pengawasan berbasis masyarakat. Ia mengatakan bahwa partisipasi publik menjadi elemen penting dalam menciptakan proses demokrasi yang transparan dan akuntabel.

Humas Bawaslu Buleleng