Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Buleleng Terima Audiensi GMKI Singaraja, Perkuat Kolaborasi Pengawasan Partisipatif

Foto Humas Bawaslu Buleleng

Singaraja, Bawaslu Buleleng – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Buleleng menerima audiensi dari Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Singaraja pada Senin (20/10), bertempat di Kantor Bawaslu Buleleng. Kunjungan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi pengawasan pemilu partisipatif sekaligus memperkenalkan kepengurusan baru GMKI.

Ketua Bawaslu Buleleng, I Kadek Carna Wirata, didampingi Anggota Bawaslu Gede Ganesha dan I Ketut Setiawan, menyambut langsung rombongan GMKI. Dalam sambutannya, Carna menyatakan bahwa GMKI merupakan salah satu mitra strategis Bawaslu yang memiliki komitmen kuat dalam mendukung pendidikan demokrasi dan pengawasan kepemiluan.

"GMKI mitra strategis kami dalam menggaungkan pengawasan partisipatif. Kami membuka ruang diskusi seluas-luasnya bagi generasi muda untuk terlibat aktif dalam menjaga kualitas demokrasi," ujar Carna.

Ia menambahkan, keterlibatan organisasi kemahasiswaan seperti GMKI sangat penting dalam memperluas jangkauan pengawasan, khususnya menjelang pelaksanaan Pemilu selanjutnya. GMKI sebelumnya telah menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Bawaslu Buleleng ditahun 2024, sebagai bentuk komitmen bersama dalam meningkatkan pengawasan partisipatif.

Sementara itu, Anggota Bawaslu Buleleng, Gede Ganesha, berharap audiensi ini tidak hanya menjadi pertemuan formal, tetapi juga momentum peningkatan aksi kolaboratif. "Kami berharap GMKI dapat menjadi perpanjangan tangan Bawaslu di kalangan mahasiswa, agar nilai-nilai kepemiluan dan integritas demokrasi semakin mengakar," tegasnya.

Dari pihak GMKI Singaraja, menyampaikan bahwa kunjungan ini bertujuan memperkenalkan struktur kepengurusan baru serta menyusun rencana kegiatan yang akan melibatkan Bawaslu sebagai narasumber maupun mitra strategis. Ditegaskan bahwa GMKI siap menjadi garda terdepan dalam mengawal proses demokrasi, khususnya dalam memberikan edukasi kepada kader dan masyarakat.

Kedua pihak sepakat bahwa pengawasan pemilu bukan hanya tugas penyelenggara, tetapi tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat, terutama generasi muda terdidik. Melalui audiensi ini, Bawaslu Buleleng dan GMKI Singaraja menegaskan kembali komitmen bersama untuk mewujudkan pemilu yang jujur, adil, dan bermartabat melalui kolaborasi strategis dan penguatan literasi demokrasi di kalangan mahasiswa.

Humas Bawaslu Buleleng