Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Buleleng Terima Kunjungan HMI Singaraja, Perkuat Kolaborasi dalam Pengawasan Partisipatif

Foto Humas Bawaslu Buleleng

Anggota Bawaslu Buleleng, Gede Ganesha saat menerima kunjungan HMI Cabang Singaraja

Singaraja, Bawaslu Buleleng – Bawaslu Buleleng menerima kunjungan dari Pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Singaraja, pada Kamis (26/6). Kunjungan ini menjadi bagian dari penguatan sinergi antara Bawaslu dan organisasi kepemudaan, khususnya dalam bidang pendidikan politik dan pengawasan partisipatif.

Dalam pertemuan tersebut, Anggota Bawaslu Buleleng, Gede Ganesha menyampaikan bahwa kolaborasi dengan organisasi mahasiswa merupakan langkah strategis untuk memperkuat kualitas demokrasi. Ia menekankan bahwa mahasiswa memiliki peran penting sebagai agen pengawasan, sekaligus sebagai pemilih yang kritis.

“Kami sangat mengapresiasi kunjungan HMI Singaraja. Ini membuktikan adanya semangat bersama dalam menciptakan pemilu yang jujur dan adil. Keterlibatan pemuda dalam pengawasan partisipatif bukan hanya diperlukan, tapi menjadi keharusan,” ujarnya.

Koordinator Divisi Pencegahan, Parmas dan Humas ini juga mendorong agar HMI aktif memberikan masukan, kritik konstruktif, serta ikut terlibat langsung dalam kegiatan pengawasan, baik saat tahapan Pemilu dan Pilkada berlangsung maupun pasca tahapan.

“Anak-anak muda punya masa depan panjang. Jika hari ini proses demokrasi kita lemah, maka mereka yang akan paling terdampak. Karena itu, pengawasan harus menjadi budaya bersama,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua HMI Cabang Singaraja, Didit Kurniadin, menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari kerja sama yang telah dituangkan dalam nota kesepahaman antara Bawaslu dan HMI. Ia berharap kolaborasi ini dapat terus ditingkatkan, tidak hanya secara formalitas, tetapi dalam bentuk aksi nyata di lapangan.

“Kami percaya bahwa pendidikan politik harus dimulai sejak mahasiswa. Saat pemilu tiba, anak muda harus tahu siapa yang mereka pilih dan kenapa. Karena kalau salah pilih, dampaknya akan terasa dalam jangka panjang,” ungkap Didit.

Didit juga menyatakan bahwa HMI siap berkontribusi dalam menyosialisasikan pentingnya pengawasan partisipatif kepada masyarakat, serta mendorong anggotanya untuk terlibat dalam pengawasan di tingkat akar rumput.

Kunjungan ini menegaskan komitmen bersama antara Bawaslu dan organisasi kepemudaan untuk membangun demokrasi yang lebih inklusif dan partisipatif, dengan peran aktif generasi muda sebagai garda depan pengawal Pemilu yang berintegritas.

Humas Bawaslu Buleleng