Bawaslu Buleleng Terima Mahasiswa Magang dari Universitas Panji Sakti
|
Singaraja, Bawaslu Buleleng – Dalam upaya memperkuat kolaborasi antara lembaga pengawas Pemilu dengan dunia pendidikan, Bawaslu Buleleng menerima mahasiswa magang dari Universitas Panji Sakti (Unipas) Singaraja. Sebanyak empat orang mahasiswa dari Fakultas Hukum resmi memulai kegiatan magang di Kantor Bawaslu Buleleng.
Kehadiran mahasiswa magang ini disambut langsung oleh Anggota Bawaslu Buleleng, Gede Ganesha. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas kepercayaan yang diberikan Unipas kepada Bawaslu Buleleng sebagai tempat mahasiswa untuk belajar dan menambah pengalaman di dunia kerja.
“Kehadiran mahasiswa di Bawaslu Buleleng adalah bentuk kepercayaan dari Universitas. Ini menandakan bahwa peran Bawaslu dipandang penting dalam menjaga demokrasi. Kami sangat terbuka untuk berbagi ilmu dan praktik lapangan. Harapannya, adik-adik mahasiswa tidak hanya hadir sebagai peserta magang, tapi juga bisa memberikan masukan dan ide-ide segar untuk penguatan demokrasi,” ujar Ganesha.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa proses magang bukan hanya sekadar kewajiban akademik, tetapi juga wadah bagi mahasiswa untuk memahami secara langsung bagaimana pengawasan Pemilu dijalankan di tingkat daerah. Melalui keterlibatan ini, diharapkan para mahasiswa dapat memahami dinamika penyelenggaraan Pemilu sekaligus menumbuhkan kesadaran pentingnya partisipasi aktif dalam menjaga integritas demokrasi.
Sementara itu, Anggota Bawaslu Buleleng lainnya, I Ketut Adi Setiawan, yang juga merupakan alumni Universitas Panji Sakti, turut memberikan semangat kepada mahasiswa yang akan menjalani magang. Ia menilai, kolaborasi ini tidak hanya bermanfaat bagi mahasiswa, tetapi juga menjadi kesempatan bagi Bawaslu untuk memperkuat sumber daya manusia, terutama dalam memberikan pendidikan politik kepada masyarakat.
“Adik-adik ini nanti akan banyak belajar tentang pengawasan partisipatif, administrasi terkait pengawasan kepemiluan, hingga edukasi masyarakat. Saya berharap pengalaman di Bawaslu dapat menjadi bekal berharga untuk masa depan mereka,” ujar Adi Setiawan.
Program magang ini akan berlangsung hingga akhir Desember 2025. Selama masa magang, mahasiswa akan terlibat dalam berbagai kegiatan Bawaslu. Kehadiran mereka diharapkan menjadi jembatan dalam mewujudkan demokrasi yang lebih kuat dan berintegritas di Kabupaten Buleleng.
Humas Bawaslu Buleleng