Bawaslu Buleleng Tingkatkan Kapasitas SDM Pengawas Lewat Bimtek Penanganan Pelanggaran
|
Singaraja, Bawaslu Buleleng – Dalam upaya memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) pengawas Pemilu, Bawaslu Buleleng mengikuti kegiatan Peningkatan Kapasitas SDM Pengawas dan Bimbingan Teknis (Bimtek) yang diselenggarakan oleh Bawaslu Bali secara daring, Selasa (20/1). Kegiatan ini diikuti oleh pimpinan dan jajaran sekretariat sebagai bagian dari strategi penguatan pemahaman teknis penanganan pelanggaran Pemilu.
Bimtek kali ini menghadirkan Anggota Bawaslu Bali, I Wayan Wirka, sebagai narasumber. Dalam pemaparannya, Wirka memberikan arahan teknis terkait mekanisme penanganan temuan dan laporan dugaan pelanggaran Pemilu. Ia menekankan pentingnya ketelitian, ketepatan prosedur, serta pemahaman regulasi dalam setiap tahapan penanganan pelanggaran agar keputusan yang diambil memiliki dasar hukum yang kuat dan dapat dipertanggungjawabkan.
Menurut Wirka, pengawas Pemilu harus mampu membedakan karakteristik temuan dan laporan, memahami batas waktu penanganan, serta menguasai alur administrasi penanganan perkara.
Ketua Bawaslu Buleleng, I Kadek Carna Wirata, mengapresiasi pelaksanaan Bimtek tersebut sebagai langkah konkret dalam meningkatkan kapasitas internal jajaran pengawas. Ia menilai kegiatan ini sangat penting untuk menyamakan persepsi sekaligus memperdalam pemahaman teknis terkait penanganan pelanggaran Pemilu.
“Kegiatan ini menjadi bekal penting bagi jajaran Bawaslu Buleleng dalam menghadapi dinamika pengawasan ke depan. Dengan pemahaman yang semakin baik, kami berharap proses penanganan pelanggaran dapat berjalan lebih profesional, akuntabel, dan sesuai regulasi,” ujar Carna.
Ia juga menambahkan bahwa peningkatan kapasitas SDM merupakan investasi jangka panjang bagi kelembagaan Bawaslu. Menurutnya, pengawas yang kompeten akan mampu menjaga kualitas demokrasi dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap proses pengawasan Pemilu.
Selama kegiatan berlangsung, peserta mengikuti sesi pemaparan materi, diskusi interaktif, serta simulasi pemahaman kasus yang bertujuan mengasah kemampuan analisis dan pengambilan keputusan. Antusiasme peserta terlihat dari aktifnya pertanyaan dan tanggapan yang disampaikan dalam forum daring tersebut.
Melalui kegiatan ini, Bawaslu Buleleng berkomitmen terus mendorong peningkatan kompetensi jajaran pengawas agar siap menghadapi tantangan pengawasan Pemilu, baik dalam masa tahapan maupun non-tahapan, sekaligus memperkuat integritas dan profesionalisme lembaga dalam menjalankan fungsi pengawasan demokrasi di daerah.
Humas Bawaslu Buleleng