Lompat ke isi utama

Berita

FGD Pilkada Damai 2024, Bawaslu Buleleng Jadikan Pemetaan Kerawanan Langkah Mitigasi Awal

Foto Humas

Singaraja, Bawaslu Kabupaten Buleleng - Melalui Fokus Group Discussion (FGD) Pilkada Damai 2024, Ketua Bawaslu Buleleng I Kadek Carna Wirata mengatakan pihaknya telah melakukan mitigasi terhadap penyelenggaraan Pilkada Serentak Tahun 2024 di Kabupaten Buleleng.

"Mitigasi awal yang telah kami lakukan adalah memetakan potensi kerawanan di setiap tahapan penyelenggaraan Pilkada yang puncaknya digelar pada 27 November mendatang" ungkap Carna di hadapan peserta yang hadir di Gedung Wanita Laksmi Graha Singaraja, pada Senin (9/9).

Bawaslu Buleleng telah melakukan pemetaan kerawanan berkaca pada pelaksanaan Pemilu dan Pilkada berdasarkan kejadian yang sebelumnya pernah terjadi di Kabupaten Buleleng.

"Pemetaan kerawanan ini telah kami launching pada 5 agustus lalu dengan mengundang stakeholder, dimana terdapat 12 isu rawan yang terjadi di Kabupaten Buleleng, pertama, pelaporan dana kampanye tidak sesuai ketentuan, kedua, keakuratan data pemilih, ketiga, keberatan pasangan calon/partai politik, keempat, ketidaktepatan waktu pendistribusian logistik, kelima, politik uang, keenam, pelanggaran kode etik oleh penyelenggara pemilu, ketujuh, hak untuk memilih, kedelapan, proses pemungutan suara tidak sesuai ketentuan, kesembilan, keamanan penyelenggaraan Pemilu, kesepuluh, pemungutan suara ulang (PSU), kesebelas, ketidaksesuaian perolehan suara di setiap tingkatan, dan terakhir, Netralitas ASN" imbuhnya.

Terhadap isu rawan tersebut, Bawaslu Buleleng telah menyusun langkah antisipasi diantaranya melakukan imbauan kepada semua pihak, melakukan rapat koordinasi dengan  stakeholder terkait, sosialisasi secara masif baik terkait pengawasan partisipatif dan netralitas ASN/TNI/Polri dan pihak-pihak yang dilarang lainnya, melakukan patroli pengawasan serta mendirikan posko aduan di setiap tahapan Pemilihan.

Sementara itu, Kapolres Buleleng AKBP Ida Bagus Widwan Sutadi juga menyatakan kesiapannya dalam rangka pengamanan Pilkada 2024 Kabupaten Buleleng.

"Kami telah menyiapkan personil dalam pengamanan Pilkada 2024 ini, selain itu juga diperlukan sinergitas antara penyelenggara pilkada, pihak keamanan, pemerintah dan seluruh lapisan Masyarakat untuk memastikan Pilkada tahun 2024 di Kabupaten Buleleng dapat berlangsung dengan aman, tentram, dan damai" ungkap Widwan.