Lompat ke isi utama

Berita

Generasi Muda Jadi Kunci, Bawaslu Buleleng Perkuat Pengawasan Partisipatif

Foto Humas

Singaraja, Bawaslu Buleleng — Keterlibatan generasi muda dalam menjaga kualitas demokrasi terus didorong sebagai bagian penting dari penguatan pengawasan partisipatif. Peran aktif kaum muda dinilai strategis dalam menciptakan proses demokrasi yang jujur, adil, dan berintegritas.

 

Sejalan dengan hal tersebut, Anggota Bawaslu Buleleng, Gede Ganesha, melaksanakan konsolidasi demokrasi bersama Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Singaraja, Sabtu (11/4), di Book Cafe Halaman Belakang, Baktiseraga.

 

Dalam kegiatan tersebut, Ganesha menegaskan bahwa generasi muda, khususnya mahasiswa, memiliki posisi penting sebagai agen perubahan dalam mengawal jalannya demokrasi. Menurutnya, kolaborasi dengan organisasi kemahasiswaan menjadi langkah strategis untuk memperluas pengawasan partisipatif di tengah masyarakat.

 

“Generasi muda memiliki peran yang kuat. Ini menjadi potensi besar dalam mendukung pengawasan demokrasi agar tetap berjalan sesuai aturan,” ujarnya.

 

Sementara itu, perwakilan GMKI Singaraja, Des Alpin, menyampaikan bahwa kepengurusan GMKI Singaraja akan segera dilantik. Ia juga menegaskan kesiapan organisasinya untuk bersinergi dengan Bawaslu Buleleng dalam menjaga demokrasi dan terlibat dalam pengawasan partisipatif.

 

Ia menyatakan siap berkolaborasi, khususnya dalam mendorong kesadaran demokrasi di kalangan mahasiswa dan masyarakat.

 

Konsolidasi ini menjadi langkah awal dalam membangun kerja sama berkelanjutan antara Bawaslu dan organisasi kemahasiswaan, guna memperkuat partisipasi generasi muda dalam menjaga integritas demokrasi di Kabupaten Buleleng.

 

Humas Bawaslu Buleleng