Jadi Ujung Tombak Pengawasan di TPS, 1.173 Pengawas TPS di Buleleng Mulai Direkrut
|
Singaraja, Bawaslu Buleleng – Penyelenggaraan Pilkada Serentak 2024 sudah di depan mata, Bawaslu Buleleng tengah mempersiapkan jajaran guna mengoptimalkan pengawasan. Sebanyak 1.173 Pengawas TPS direkrut untuk melakukan pengawasan di tiap TPS.
“Rekrutmen ini dilakukan oleh Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kecamatan dan telah dibuka sejak 12 September 2024” ungkap Ketua Bawaslu Buleleng I Kadek Carna Wirata.
Rekrutmen ini dilakukan secara terbuka kepada seluruh Masyarakat Buleleng yang telah memenuhi syarat sebagaimana dipersyaratkan ketentuan peraturan.
"Ini jadi kesempatan baik untuk warga Buleleng terlibat langsung dalam pengawasan Pilkada 2024 di Buleleng. Saya berharap putra putri terbaik Buleleng terpanggil untuk menjadi Pengawas TPS" ungkapnya di Kantor Sekretariat Bawaslu Buleleng, yang berlokasi di Jalan Bisma Kelurahan Banjar Tegal tersebut, pada Jumat (13/09).
Menurutnya ini adalah kesempatan bagi masyarakat untuk turut berperan aktif memastikan Pilkada 2024 di Buleleng berjalan sesuai ketentuan.
Lebih lanjut Carna mengungkapkan Proses rekrutmen dilakukan oleh Panwaslu Kecamatan Se-Kabupaten Buleleng. Dengan total Pengawas TPS sesuai dengan jumlah TPS di Buleleng sebanyak 1.173 TPS. "Pengumuman Pendaftaran telah disampaikan, pendaftaran dan penerimaan berkas pelamar dibuka sedari tanggal 12 September hingga 28 September 2024 nanti. Pelamar bisa datang langsung ke Sekretariat Panwaslu Kecamatan sesuai domisilinya," pungkasnya.
Sementara itu Koordinator Divisi Sumber Daya Manusia, Organisasi, dan Diklat Putu Sugi Ardana menerangkan syarat menjadi Pengawas TPS harus merupakan Warga Negara Indonesia berusia minimal 21 tahun, setia kepada Pancasila, UUD 1945, NKRI, Bhineka Tunggal Ika, serta cita-cita Proklamasi 17 Agustus 1945.
"Selain itu, Calon Pengawas juga harus berpendidikan Minimal SMA atau sederajat, berdomisili di wilayah kecamatan setempat yang dibuktikan dengan KTP. Sehat jasmani dan rohani dan bebas dari penyalahgunaan narkotika juga jadi persyaratan wajib" jelas Pria asal Kelurahan Beratan tersebut.
Dirinya juga menambahkan, terpenting calon harus memiliki integritas, kepribadian yang kuat, jujur, dan adil. Karena menjadi Pengawas ini harus netral dan berani dalam memastikan proses Pemilihan nanti di TPS berjalan sesuai dengan aturan.
Hingga hari kedua pendaftaran, Sugi Ardana mengatakan sudah ada 44 Pelamar yang berkasnya telah diterima dikecamatan. Dirinya berharap hingga hari terakhir semua penututan sudah terpenuhi semua. Untuk itu Bawaslu Buleleng terus menggencarkan sosialisasi perekrutan pengawas TPS.
"Kami terus lakukan sosialisasi kepada Masyarakat, sehingga sampai nanti hari terakhir pendaftaran diharapkan sudah terpenuhi semua di masing-masing kecamatan. Peserta yang lolos seleksi administrasi, dilanjutkan tes wawancara akan digelar pada 12 s.d 22 Oktober 2024. Selanjutnya, penetapan dan pengumuman calon Pengawas TPS terpilih dilakukan pada 23 s.d 25 Oktober 2024, dan pelantikan dijadwalkan bulan depan di tanggal 3-4 November 2024," tutupnya.