Lompat ke isi utama

Berita

Jumat Belajar Jadi Inovasi Baru Perkuat Kapasitas Internal Hadapi Pemilu Selanjutnya

Foto Humas Bawaslu Buleleng

Singaraja, Bawaslu Buleleng – Melalui program Jumat Belajar, Bawaslu Buleleng berkomitmen untuk terus mengembangkan keterampilan serta meningkatkan kapasitas internal jajaran dalam menghadapi Pemilu selanjutnya. Kegiatan ini pertama kali digagas oleh Ketua Bawaslu Buleleng, I Kadek Carna Wirata, sebagai ruang edukasi dan penguatan sumber daya manusia di lingkungan Bawaslu Buleleng.

 

Menurut Carna, Jumat Belajar dilaksanakan pada masa pasca tahapan Pemilu sebagai langkah strategis untuk mempersiapkan jajaran sejak dini. Ia menyebut, hari Jumat dipilih karena selama ini juga telah rutin diisi dengan kegiatan internal lainnya seperti Jumat Sehati dan Jumat Berlian.

 

“Kegiatan ini kita lakukan di masa pasca Pemilu, dan hari Jumat menjadi waktu yang tepat untuk penguatan internal, di samping kegiatan rutin seperti Jumat Sehati dan Jumat Berlian yang sudah berjalan,” ungkapnya.

 

Ia menambahkan, proses pembelajaran dikemas dengan suasana santai namun tetap serius, melalui diskusi-diskusi kecil yang dilakukan secara bergiliran di masing-masing divisi. Metode ini diharapkan mampu mendorong partisipasi aktif seluruh jajaran dalam proses belajar.

 

“Awal tahun menjadi momentum yang tepat untuk menyiapkan SDM yang lebih terampil dan memiliki pemahaman komprehensif tentang pengawasan Pemilu. Jajaran sekretariat diharapkan tidak hanya memahami tugas di divisinya masing-masing, tetapi juga memiliki pengetahuan lintas divisi,” imbuh Carna.

 

Pelaksanaan Jumat Belajar perdana diisi dengan sesi berbagi informasi terkait penyusunan rilis berita kelembagaan. Anggota Bawaslu Buleleng, Gede Ganesha, selaku pengampu Divisi Pencegahan, Parmas, dan Humas, menyampaikan bahwa seluruh staf di lingkungan Bawaslu Buleleng dapat berperan sebagai kontributor dalam pendokumentasian dan penyusunan rilis berita.

“Konsep dasarnya, berita yang kita susun harus memenuhi unsur 5W+1H, menggunakan struktur piramida terbalik, serta memenuhi prinsip akurat, aktual, jelas, dan lengkap,” jelas Ganesha.

 

Melalui program Jumat Belajar ini, Bawaslu Buleleng menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kapasitas di bidang pencegahan, pengawasan, dan penindakan sebagai bagian dari persiapan menghadapi Pemilu mendatang secara lebih profesional dan berintegritas.

 

Humas Bawaslu Buleleng