Lompat ke isi utama

Berita

Kolaborasi Bawaslu Buleleng dan GMKI Singaraja Bangun Kesadaran Demokrasi Pemuda

Foto Humas Bawaslu Buleleng

Anggota Bawaslu Buleleng Gede Ganesha saat menyampaikan pandangan tentang pentingnya peran generasi muda dalam menjaga demokrasi pada Diskusi Demokrasi bersama GMKI Singaraja di Monumen Bhuana Kerta, Panji.

Singaraja, Bawaslu Buleleng – Penguatan nilai-nilai demokrasi sejak dini menjadi perhatian serius Bawaslu Buleleng dalam upaya membangun kesadaran generasi muda terhadap pentingnya partisipasi aktif dalam proses demokrasi. Hal tersebut disampaikan Anggota Bawaslu Buleleng, Gede Ganesha, dalam kegiatan Diskusi Demokrasi yang digelar di Monumen Bhuana Kerta, Desa Panji, Sabtu (25/10).

 

Dalam diskusi yang terlaksana atas kolaborasi dengan Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Singaraja, Ganesha menegaskan bahwa demokrasi yang sehat tidak hanya menuntut keberadaan sistem yang baik, tetapi juga memerlukan peran aktif generasi muda.

 

“Anak muda tidak boleh hanya menjadi penonton dalam proses demokrasi. Mereka harus berani mengambil peran sebagai agen perubahan sosial, pengawas jalannya demokrasi, serta penggerak nilai-nilai keadilan dan transparansi,” ujar Ganesha.

 

Ia menjelaskan, masa depan bangsa sangat bergantung pada kualitas kesadaran demokrasi generasi muda saat ini. Oleh karena itu, mahasiswa dan pelajar perlu memperkuat literasi politik, memahami mekanisme demokrasi, serta meningkatkan kepekaan terhadap berbagai isu sosial dan kebijakan publik.

 

Dirinya juga mengajak peserta untuk tidak bersikap apatis terhadap proses politik, melainkan menjadi pelopor gerakan intelektual dan moral yang mampu memberikan solusi atas berbagai permasalahan bangsa. “Peran aktif pemuda dalam mengawal jalannya demokrasi merupakan bentuk pengabdian nyata kepada negara,” tambahnya.

 

Kegiatan tersebut juga menghadirkan narasumber dari Badan Kesbangpol Buleleng, yang diwakili oleh Kepala Bidang Pengembangan Budaya Politik, Ketut Simbayasa. Ia turut memberikan pandangan terkait pentingnya menumbuhkan budaya politik yang partisipatif dan berintegritas di kalangan generasi muda.

 

Melalui kegiatan ini, Bawaslu Buleleng berharap nilai-nilai demokrasi, partisipasi, dan kejujuran dapat semakin mengakar di kalangan mahasiswa dan pelajar. Dengan demikian, cita-cita menuju Indonesia Emas 2045 bukan sekadar angan, melainkan dapat diwujudkan melalui kolaborasi, semangat kritis, dan kesadaran bersama untuk menjaga integritas demokrasi.

Humas Bawaslu Buleleng