Lewat Jumat Belajar, Bawaslu Buleleng Perdalam Pengelolaan JDIH Bawaslu
|
Singaraja, Bawaslu Buleleng – Upaya penguatan kapasitas internal terus dilakukan Bawaslu Buleleng. Melalui agenda rutin Jumat Belajar, lembaga pengawas Pemilu ini memperdalam pemahaman jajaran terkait pengelolaan Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) Bawaslu, Jumat (13/2).
Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Kantor Sekretariat Bawaslu Buleleng tersebut diikuti oleh pimpinan dan jajaran sekretariat. Pada kesempatan kali ini, materi difokuskan pada tata kelola JDIH sebagai pusat dokumentasi dan informasi produk hukum di lingkungan Bawaslu.
JDIH Bawaslu merupakan sistem terintegrasi yang memuat berbagai dokumen hukum, mulai dari peraturan perundang-undangan, surat instruksi, surat keputusan (SK), hingga nota kesepahaman (MoU) dan dokumen kerja sama lainnya. Pengelolaan yang tertib dan akurat dinilai penting untuk menunjang kinerja kelembagaan.
Ketua Bawaslu Buleleng, I Kadek Carna Wirata, menegaskan bahwa JDIH Bawaslu bukan sekadar tempat penyimpanan dokumen, melainkan bagian penting dari akuntabilitas lembaga. “JDIH Bawaslu ini sangat penting karena menjadi rujukan resmi dalam setiap pelaksanaan tugas. Semua kebijakan dan langkah yang kita ambil harus memiliki dasar hukum yang jelas,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pengelolaan dokumen hukum yang baik akan memudahkan proses pencarian, pemanfaatan, hingga pengawasan terhadap produk hukum yang diterbitkan. Dengan sistem yang tertata, setiap jajaran dapat mengakses informasi hukum secara cepat dan tepat.
Menurut Carna, penguatan pengelolaan JDIH Bawaslu juga menjadi bentuk komitmen transparansi kepada publik. Ia menilai keterbukaan informasi hukum merupakan bagian dari pelayanan kepada masyarakat, sekaligus wujud pertanggungjawaban lembaga.
“Kita ingin memastikan setiap dokumen yang dihasilkan terdokumentasi dengan baik dan dapat diakses sesuai ketentuan. Ini bagian dari upaya menjaga profesionalitas dan kepercayaan publik,” tambahnya.
Dalam sesi diskusi, peserta juga membahas teknis penginputan dokumen, pembaruan data, serta pentingnya konsistensi dalam administrasi hukum. Jumat Belajar, lanjut Carna, akan terus dimanfaatkan sebagai ruang peningkatan kapasitas agar seluruh jajaran memiliki pemahaman yang sama dalam mendukung tugas kelembagaan.
Humas Bawaslu Buleleng