Lewat Saka Adhyasta, Bawaslu Buleleng Gaungkan Pengawasan Partisipatif
|
Singaraja, Bawaslu Buleleng – Keberadaan pramuka dinilai sangat strategis dalam upaya memperkuat pengawasan partisipatif Pemilu. Hal ini disampaikan Anggota Bawaslu Buleleng, Putu Sugi Ardana, saat menghadiri kegiatan Gelar Senja Pramuka yang berlangsung di Taman Kota Singaraja, pada Sabtu sore (30/8).
Dalam kesempatan tersebut, Sugi Ardana menekankan bahwa pramuka memiliki peran penting sebagai generasi muda yang disiplin, berintegritas, dan berpegang pada nilai-nilai kebangsaan. Hal itu selaras dengan semangat pengawasan partisipatif yang diusung Bawaslu, yaitu melibatkan seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menjaga kualitas demokrasi.
“Pramuka adalah wadah pembinaan generasi muda. Melalui pramuka, kita bisa menanamkan nilai kejujuran, kedisiplinan, dan tanggung jawab, yang juga merupakan roh dalam pengawasan Pemilu. Karena itu, keberadaan Saka Adhyasta Pemilu sangat relevan untuk terus digelorakan,” ungkapnya.
Saka Adhyasta sendiri merupakan satuan karya pramuka yang dibentuk Bawaslu sebagai sarana pendidikan politik dan demokrasi bagi kaum muda. Di Buleleng, Saka Adhyasta telah berdiri sejak tahun 2020 dan hingga kini masih aktif mengikuti berbagai kegiatan.
“Lewat Saka Adhyasta, kita ingin menumbuhkan kesadaran sejak dini bahwa pengawasan Pemilu bukan hanya tugas Bawaslu, melainkan juga tanggung jawab bersama seluruh warga negara, termasuk generasi muda,” tegasnya.
Kegiatan Gelar Senja Pramuka kali ini juga dirangkaikan dengan penampilan berbagai keterampilan kepramukaan dan refleksi semangat kebangsaan. Bawaslu Buleleng berharap momentum ini menjadi energi baru bagi Saka Adhyasta untuk terus berkembang dan semakin solid dalam menggaungkan pengawasan partisipatif di tengah masyarakat Buleleng.
Humas Bawaslu Buleleng