Lompat ke isi utama

Berita

Masuki Triwulan IV, Bawaslu Buleleng Intensifkan Uji Petik Sasar Pemilih Baru dan TMS

Foto Humas Bawaslu Buleleng

Singaraja, Bawaslu Buleleng – Memasuki Triwulan IV pelaksanaan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB), Bawaslu Buleleng meningkatkan intensitas pengawasan melalui kegiatan uji petik di dua desa di Kecamatan Sawan, yakni Desa Sinabun dan Desa Sangsit. Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh warga yang memenuhi syarat tercatat sebagai pemilih, serta mengidentifikasi potensi pemilih Tidak Memenuhi Syarat (TMS).

Dalam kegiatan tersebut, Anggota Bawaslu Buleleng Putu Sugi Ardana terjun langsung bersama timnya. Ia menegaskan bahwa pengawasan pemutakhiran data pemilih merupakan bagian penting dari upaya menjaga kualitas pemilu.

“Kami ingin memastikan hak pilih warga terlindungi. Setiap warga yang memenuhi syarat harus terdata, dan yang tidak memenuhi syarat harus dihapus agar tidak menimbulkan persoalan pada pemilu mendatang,” ujarnya.

Sugi Ardana juga menyampaikan bahwa meskipun tahapan pemilu belum dimulai, pengawasan tetap harus dilakukan secara ketat dan berkelanjutan. Ia menjelaskan bahwa pemutakhiran data pemilih bukan hanya tahap administratif, tetapi merupakan fondasi dari penyelenggaraan pemilu yang jujur dan adil.

“Meski tahapan Pemilu masih jauh, pemutakhiran data pemilih secara berkala ini sangat penting untuk menghasilkan data pemilih yang akurat,” tambahnya.

Secara tidak langsung, kegiatan ini menunjukkan komitmen Bawaslu Buleleng dalam mengawasi setiap proses yang berpotensi memengaruhi daftar pemilih. Uji petik dilakukan dengan mendatangi rumah warga, memverifikasi identitas, memastikan keberadaan pemilih baru, serta mengonfirmasi data bagi warga yang berpindah domisili, meninggal dunia, atau tidak lagi memenuhi syarat sebagai pemilih.

Melalui intensifikasi pengawasan ini, Bawaslu Buleleng berharap proses PDPB berjalan lebih akurat, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan. Upaya ini sekaligus menjadi langkah preventif agar tidak muncul permasalahan daftar pemilih saat memasuki tahapan pemilu mendatang.

Dengan kolaborasi antara masyarakat, pemerintah desa, dan penyelenggara pemilu, Bawaslu Buleleng menilai kualitas demokrasi lokal dapat terjaga dengan baik.

Humas Bawaslu Buleleng