Optimalkan Peran Humas, Bawaslu Buleleng Lakukan Studi Tiru ke IMK
|
Singaraja, Bawaslu Buleleng – Dalam upaya memperkuat pengelolaan kehumasan dan strategi komunikasi publik, Bawaslu Buleleng melaksanakan studi tiru ke Institut Agama Hindu Negeri Mpu Kuturan (IMK), pada Kamis (19/2). Kunjungan ini dipimpin langsung oleh Ketua Bawaslu Buleleng, I Kadek Carna Wirata, bersama pimpinan dan sekretariat pengelola kehumasan.
Rombongan Bawaslu Buleleng diterima oleh Rektor IMK, Prof. Dr. I Gede Suwindia, didampingi Wakil Rektor II serta jajaran Humas IMK. Pertemuan berlangsung dalam suasana dialogis dengan pembahasan yang menitikberatkan pada pengelolaan sumber daya manusia, strategi publikasi, serta dukungan sarana dan prasarana komunikasi.
Ketua Bawaslu Buleleng, I Kadek Carna Wirata, menyampaikan bahwa penguatan fungsi kehumasan menjadi kebutuhan strategis, khususnya pada masa pasca tahapan Pemilu. Menurutnya, peran humas tidak hanya sebatas penyampai informasi, tetapi juga sebagai penggerak kesadaran publik. “Di masa post election atau pasca tahapan, kami terus menggaungkan pengawasan partisipatif dan penguatan demokrasi kepada masyarakat. Humas memiliki peran penting untuk membangun kesadaran publik agar tetap terlibat aktif dalam proses demokrasi,” ujarnya.
Ia menambahkan, melalui studi tiru ini Bawaslu Buleleng ingin mempelajari praktik baik yang telah diterapkan IMK dalam mengelola komunikasi publik secara terstruktur dan adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi. Dalam kesempatan tersebut, dari IMK memaparkan berbagai fasilitas pendukung publikasi yang dimiliki, di antaranya IMK TV dan kanal podcast kampus yang dikelola secara profesional. Fasilitas tersebut tidak hanya dimanfaatkan untuk kebutuhan internal kampus, tetapi juga sebagai media informasi kepada masyarakat luas.
Anggota Bawaslu Buleleng, Gede Ganesha, menekankan bahwa pengelolaan kehumasan yang baik akan berdampak langsung terhadap citra kelembagaan. Ia menilai aspek teknis dan strategi publikasi menjadi kunci dalam menarik perhatian masyarakat. “Pengelolaan kehumasan yang baik tentu akan berimplikasi pada citra lembaga. Yang menarik bagi kami adalah bagaimana teknis dan strategi yang diterapkan sehingga mampu menjangkau dan menarik minat masyarakat,” ungkapnya.
Sementara itu, Anggota Bawaslu Buleleng, I Ketut Adi Setiawan, menyoroti pentingnya pendekatan komunikasi yang relevan dengan generasi muda, khususnya generasi Z. Menurutnya, penyampaian informasi yang edukatif perlu dikemas dengan strategi yang tepat agar mudah diterima. “Bagaimana menyampaikan informasi yang penting agar mudah diterima masyarakat, terutama Gen Z, tentu memerlukan strategi tersendiri. Kami berupaya melakukan edukasi melalui publikasi untuk meminimalisir potensi pelanggaran ke depan,” jelasnya.
Sebagai tindak lanjut, IMK membuka ruang kerja sama bagi Bawaslu Buleleng untuk memanfaatkan fasilitas publikasi yang tersedia sebagai bagian dari sinergi kelembagaan. Rombongan juga berkesempatan meninjau langsung studio IMK TV guna melihat pengelolaan teknis dan sarana produksi konten. Melalui kegiatan ini, Bawaslu Buleleng berharap dapat mengadaptasi praktik baik dalam pengelolaan komunikasi publik guna mewujudkan kehumasan yang lebih profesional, responsif, dan mampu memperkuat partisipasi masyarakat dalam pengawasan demokrasi.
Humas Bawaslu Buleleng