Penguatan Demokrasi untuk Pemilih Pemula, Bawaslu Buleleng Jalin Sinergi dengan SMAN Bali Mandara
|
Singaraja, Bawaslu Buleleng – Dalam upaya memperkuat pemahaman demokrasi di kalangan pemilih pemula, Bawaslu Kabupaten Buleleng melakukan audiensi dengan SMAN Bali Mandara pada Senin (1/9). Ketua Bawaslu Buleleng, I Kadek Carna Wirata, menegaskan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga demokrasi.
“Penguatan demokrasi ingin kami tanamkan sejak dini kepada pemilih pemula. Demokrasi bukan hanya soal memilih, tetapi juga mengawasi agar prosesnya berjalan jujur dan adil,” ujarnya didampingi Anggotanya Putu Sugi Ardana dan I Ketut Adi Setiawan.
Ia menambahkan, keterlibatan siswa dalam pengawasan partisipatif akan membentuk karakter kritis dan bertanggung jawab. “Bawaslu berkomitmen hadir langsung ke sekolah-sekolah, termasuk SMA Bali Mandara, untuk memberikan sosialisasi dan pendidikan demokrasi,” jelasnya.
Kepala SMAN Bali Mandara, Ni Made Sri Narawati, menyampaikan apresiasinya atas kunjungan tersebut. Menurutnya, kerja sama ini sejalan dengan misi sekolah dalam menanamkan pendidikan demokrasi. “Kami sangat mengapresiasi langkah Bawaslu Buleleng. Prinsip demokrasi sudah kami terapkan di lingkungan sekolah, misalnya melalui kegiatan organisasi siswa,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Narawati menuturkan bahwa SMA Bali Mandara telah mengajarkan konsep Trias Politika kepada siswa melalui pembagian peran dalam organisasi. “Kami ingin siswa memahami bagaimana eksekutif, legislatif, dan yudikatif bekerja dalam suatu negara demokrasi. Pemahaman ini mereka dapatkan langsung lewat pengalaman berorganisasi,” jelasnya.
Dari pertemuan ini, kedua pihak sepakat menindaklanjuti kerja sama dalam bentuk nota kesepahaman (MoU). Sinergi tersebut diharapkan menjadi langkah nyata dalam membentuk generasi muda yang sadar demokrasi, kritis, dan berintegritas sebagai pemilih pemula yang kelak menentukan arah masa depan bangsa.
Humas Bawaslu Buleleng