Penguatan Kapasitas SDM Jadi Fondasi Pengawasan Pemilu Efektif dan Profesional
|
Singaraja, Bawaslu Buleleng — Anggota Bawaslu RI Herwyn J.H. Malonda menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) sebagai fondasi dalam membangun pengawasan pemilu yang efektif dan profesional. Hal tersebut disampaikannya saat penutupan acara peningkatan kapasitas SDM pengawas pemilu yang digelar Bawaslu Bali secara daring, Rabu (11/3).
Menurut Herwyn, seluruh rangkaian kegiatan tersebut merupakan proses pembelajaran bagi jajaran pengawas pemilu untuk memperkuat pemahaman dan kualitas pengawasan.
“Seluruh rangkaian ini pada dasarnya membelajarkan kita melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia agar kualitas pengawasan pemilu semakin baik,” ujarnya.
Ia menilai kegiatan ini memiliki makna penting karena dilaksanakan pada masa non-tahapan pemilu. Momentum tersebut menjadi kesempatan untuk melakukan konsolidasi sekaligus memperkuat kapasitas menuju penyelenggaraan pemilu berikutnya.
“Ini bukan masa jeda. Justru pada masa seperti ini fondasi pengawasan pemilu dimatangkan melalui konsolidasi dan penguatan kapasitas,” kata Herwyn.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ruang refleksi bagi jajaran pengawas pemilu untuk melihat kembali pengalaman pada pemilu sebelumnya, baik keberhasilan maupun hambatan yang pernah dihadapi dalam proses pengawasan.
“Jika kita melihat penyelenggaraan pemilu sebelumnya, kualitas pengawasan tidak hanya terlihat saat tahapan berlangsung. Justru kualitas pengawasan disiapkan jauh sebelum tahapan dimulai,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa keberhasilan pengawasan pemilu tidak hanya ditentukan oleh sistem regulasi, tetapi juga oleh kualitas aparatur pengawas pemilu.
“Keberhasilan pengawasan pemilu tidak hanya ditentukan oleh sistem regulasi, tetapi juga sangat ditentukan oleh kualitas aparatur pengawas pemilu,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Bawaslu Buleleng, I Kadek Carna Wirata, yang hadir bersama anggota dan jajaran sekretariat mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, peningkatan kapasitas seperti ini menjadi bekal penting bagi jajaran pengawas Pemilu.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat karena memberi ruang pembelajaran dan penyamaan pemahaman bagi seluruh jajaran pengawas pemilu. Dengan kapasitas yang terus diperkuat, kami di daerah memiliki kesiapan yang lebih baik dalam menjaga kualitas pengawasan pemilu ke depan,” ujar Carna.
Kegiatan ini sekaligus menutup rangkaian program Bawaslu Membelajarkan yang digelar oleh Bawaslu Bali sejak Januari lalu.
Humas Bawaslu Buleleng