Lompat ke isi utama

Berita

Perdalam Penulisan Form A, Bawaslu Buleleng Ikuti Peningkatan Kapasitas dan Bimtek SDM Pengawas

Foto Humas Bawaslu Buleleng

Singaraja, Bawaslu Buleleng – Sebagai langkah konkret dalam memperkuat kapasitas jajaran pengawas serta menambah wawasan dalam menghadapi tahapan Pemilu mendatang, Bawaslu Buleleng mengikuti kegiatan Peningkatan Kapasitas dan Bimbingan Teknis (Bimtek) SDM Pengawas yang diselenggarakan oleh Bawaslu Bali. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh pimpinan dan jajaran Sekretariat Bawaslu Buleleng secara daring, Selasa (13/1).

 

Kegiatan dibuka langsung oleh Ketua Bawaslu Bali, I Putu Agus Tirta Suguna, yang menekankan bahwa program ini merupakan bagian dari refleksi sekaligus penguatan arah kelembagaan Bawaslu ke depan. Ia menjelaskan bahwa kegiatan pembelajaran ini akan dilaksanakan secara rutin setiap hari Selasa, mulai Januari hingga Maret, sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kualitas dan kapasitas sumber daya manusia pengawas Pemilu.

 

Pada sesi perdana, materi yang disampaikan berfokus pada penulisan Form Model A atau Laporan Hasil Pengawasan (LHP). Materi ini disampaikan langsung oleh Anggota Bawaslu Bali, Ketut Ariyani, yang memaparkan secara rinci tata cara pengisian Form A sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

 

Dalam pemaparannya, Ariyani menegaskan bahwa setiap kejadian dalam proses pengawasan harus dituangkan secara jelas, runtut, dan sesuai fakta di lapangan. Form A merupakan laporan wajib yang harus dibuat oleh Pengawas Pemilu saat melaksanakan pengawasan. Apabila ditemukan peristiwa dugaan pelanggaran maupun potensi sengketa, seluruh informasi harus dicatat secara detail dan objektif sebagai dasar tindak lanjut penanganan.

 

Ketua Bawaslu Buleleng, I Kadek Carna Wirata, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan peningkatan kapasitas tersebut. Ia berharap melalui kegiatan ini, seluruh jajaran semakin memahami aspek teknis pengawasan, khususnya dalam penyusunan laporan hasil pengawasan yang menjadi instrumen penting dalam penanganan pelanggaran Pemilu.

“Pemahaman teknis yang baik akan berdampak langsung pada kualitas pengawasan. Dengan laporan yang akurat dan sesuai prosedur, proses penanganan pelanggaran dapat berjalan lebih efektif dan akuntabel,” ujar Carna.

 

Melalui kegiatan ini, Bawaslu Buleleng berkomitmen untuk terus meningkatkan profesionalisme dan kesiapan jajaran pengawas dalam mengawal setiap tahapan Pemilu.

Humas Bawaslu Buleleng