Lompat ke isi utama

Berita

Podcast Simbara: Bawaslu Buleleng Beberkan Catatan Penting Tahapan Kampanye

Foto Humas Bawaslu Buleleng

Singaraja, Bawaslu Buleleng – Penyelenggaraan Pemilu dan Pilkada lalu meninggalkan catatan penting sebagai bahan evaluasi ke depan. Salah satu topik yang menjadi perbincangan hangat yakni Tahapan Kampanye.

 

Anggota Bawaslu Buleleng, I Ketut Adi Setiawan yang hadir menjadi narasumber dalam Podcast Simbara: Suara Demokrasi Masyarakat Bali Utara yang digelar KPU Buleleng pada Kamis (4/9), membeberkan sejumlah hasil-hasil pengawasan di Tahapan Kampanye yang dilakukan Bawaslu Buleleng mulai dari pemasangan Alat Peraga Kampanye (APK) hingga berkaitan soal Netralitas. Acara ini dipandu langsung oleh Anggota KPU Buleleng, Ida Bagus Nyoman Dedy Andiwinata.

 

Podcast Simbara sendiri menjadi salah satu media komunikasi publik KPU Buleleng untuk memberikan edukasi politik dan memperluas jangkauan informasi kepada masyarakat. Kehadiran Bawaslu Buleleng dalam program ini diharapkan mampu memperkuat literasi demokrasi serta mempertegas komitmen bersama dalam menjaga kualitas baik Pemilu maupun Pilkada di Buleleng.

 

Lanjut Adi Setiawan “Dari sekian bentuk kampanye yang dapat dilakukan oleh peserta Pemilu/Pilkada, khusus Pemilu yang paling banyak terlihat adalah pemasangan APK. Bahkan, banyak calon yang sudah memasang alat peraga jauh sebelum masa kampanye resmi dimulai,” ungkapnya.

 

Ia menegaskan bahwa Bawaslu Buleleng telah melakukan berbagai upaya pencegahan, meski di lapangan tidak selalu mudah karena keterbatasan sumber daya manusia (SDM) yang dimiliki.

 

“Kalau kita melihat kondisi Buleleng sebagai wilayah terluas di Bali, jumlah SDM pengawas pemilu dari tingkat sesuai tingkatannya memang masih sangat terbatas. Karena itu, kami mengharapkan partisipasi aktif dari masyarakat untuk ikut terlibat melakukan pengawasan,” jelas Adi.

 

Dari partisipasi tersebut, Masyarakat ikut terlibat misalnya memberikan informasi awal dugaan pelanggaran soal Netralitas ASN. “Informasi tersebut kami telusuri dengan melakukan klarifikasi dan terbukti merupakan suatu pelanggaran Netralitas sehingga kami telah telah tindaklanjuti sesuai prosedur yang berlaku” tegasnya.

 

Di akhir sesi, Adi menyampaikan closing statementnya dengan mengajak seluruh masyarakat Buleleng untuk bersama-sama menjaga integritas demokrasi. “Mari kita awasi pemilu secara bersama-sama, karena kualitas demokrasi akan terjaga jika seluruh elemen berperan aktif,” pungkasnya

Humas Bawaslu Buleleng