Lompat ke isi utama

Berita

Pohon Manggis Dimaknai Simbol Integritas, Bawaslu Buleleng Lakukan Penanaman di Area Kantornya

Foto Humas Bawaslu Buleleng

Foto : Penanaman Pohon Manggis di Area Kantor Bawaslu Kabupaten Buleleng

Singaraja, Bawaslu Buleleng - Dalam rangka meneguhkan komitmen terhadap integritas dan transparansi, Bawaslu Buleleng bersama dengan Badan Kesbangpol Buleleng dan Tim Sentra Gakkumdu Buleleng, menggelar penanaman pohon manggis di area Kantor Bawaslu Buleleng pada Jumat (13/12). Ketua Bawaslu Buleleng, I Kadek Carna Wirata, menjelaskan bahwa pemilihan pohon manggis sebagai simbol dalam kegiatan ini bukan tanpa alasan. Menurutnya, pohon manggis memiliki makna filosofis yang mendalam, yakni sebagai simbol kejujuran, yang merupakan bagian dari integritas yang harus dimiliki oleh setiap Pengawas Pemilu.

 

"Pohon manggis dipercaya memiliki makna filosofis sebagai simbol kejujuran. Kejujuran ini adalah bagian dari integritas yang sangat penting dimiliki oleh setiap pengawas pemilu dalam menjalankan tugas-tugasnya," ujar Carna didampingi anggota lainnya, Putu Sugi Ardana, I Ketut Adi Setiawan, dan Gede Wira Mariyusa.

 

Ia juga menambahkan bahwa juring di luar buah manggis yang jumlahnya sama dengan isi buah di dalamnya menjadi simbol yang sempurna dalam menggambarkan hubungan antara kejujuran dan integritas. Kejujuran, seperti halnya manggis, harus tercermin dalam setiap aspek tugas pengawasan Pemilu, baik pada Pemilu maupun Pemilihan.

 

"Kejujuran dan integritas adalah dua aspek yang tak terpisahkan, dan harus selalu kita jaga dalam setiap langkah pengawasan. Integritas ini adalah landasan utama untuk menjaga kepercayaan publik terhadap proses demokrasi kita," tambahnya.

 

Penanaman pohon manggis ini diharapkan tidak hanya menjadi simbol, tetapi juga pengingat yang nyata bagi seluruh jajaran Bawaslu Buleleng untuk senantiasa menjaga integritas dalam setiap tahapan penyelenggaraan Pemilu. Semoga, dengan adanya simbol pohon manggis ini, kualitas proses demokrasi di masa depan dapat semakin meningkat dan terus terjaga.

 

Acara penanaman pohon manggis ini menjadi bagian dari upaya Bawaslu Buleleng untuk mempertegas komitmennya dalam menjaga kejujuran, transparansi, dan integritas dalam seluruh proses pengawasan Pemilu maupun Pemilihan, serta memperkuat demokrasi di Buleleng.