Lompat ke isi utama

Berita

Sering Terjadi Permasalahan, Bawaslu Buleleng Lakukan Langkah Mitigasi Terhadap Logistik Pilkada

Foto Humas Bawaslu Buleleng

Singaraja, Bawaslu Buleleng - Logistik Pemungutan dan Penghitungan Suara di TPS dalam Pilkada dinilai sangat berpotensi sering terjadi permasalahan, sebagai langkah mitigasi, Bawaslu Buleleng telah melakukan identifikasi terhadap potensi kerawanan agar logistik Pilkada 2024 tepat prosedur dan sasaran. Hal tersebut dikatakan Ketua Bawaslu Buleleng I Kadek Carna Wirata dalam arahannya saat membuka Rapat Koordinasi Pengawasan Logistik Pemilihan Tahun 2024.

"Logistik Pilkada kita kawal sedari awal, berkaca dari Pemilu maupun Pemilihan sebelumnya, memang di tahapan ini sering terjadi permasalahan baik dari sisi pengadaan maupun pendistribusiannya” kata Carna di hadapan jajaran di tingkat kecamatan.

Dikatakan olehnya, beberapa hambatan yang kerap kali terjadi dalam pendistribusian logistik ini dilihat dari aspek geografis, kondisi alam maupun moda transportasi yang digunakan.

“Ini penting kita atensi bersama, dengan kondisi wilayah Buleleng yang begitu luas serta kondisi geografis, sehingga yang perlu diperhatikan mode transportasi yang digunakan dalam pendistribusian logistik dengan memperhatikan kondisi alam, agar logistik sampai di TPS dengan aman dan tepat waktu” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Sekretariat Bawaslu Provinsi Bali Ida Bagus Putu Adinatha yang hadir menekankan urgensi pengawasan logistik. "Yang menjadi urgensi saat ini, salah satunya ketersediaan logistik yang kurang dari kebutuhan sehingga menjadi faktor penghambat saat pemungutan dan penghitungan suara di TPS" ungkapnya.

Dalam kegiatan tersebut, turut hadir narasumber dari KPU Buleleng dan penggiat Pemilu