Lompat ke isi utama

Berita

Tak Berhenti di Tahapan, Bawaslu Buleleng Perkuat Pengawasan Lewat Konsolidasi Demokrasi

Foto Humas Bawaslu Buleleng

Singaraja, Bawaslu Buleleng – Dinamika pasca pelaksanaan pemilu masih menyisakan sejumlah catatan, salah satunya partisipasi masyarakat. Berangkat dari persoalan tersebut, Bawaslu Buleleng menggelar agenda Konsolidasi Demokrasi di Desa Panji, Rabu (18/2). Anggota Bawaslu Buleleng, Gede Ganesha, menegaskan bahwa kerja pengawasan tidak berhenti ketika tahapan pemilu selesai. Masa post election justru menjadi momentum penting untuk melakukan refleksi dan evaluasi bersama masyarakat.

Menurutnya, konsolidasi ini menjadi ruang dialog dua arah antara pengawas pemilu dan masyarakat, guna mengidentifikasi tantangan yang muncul serta merumuskan langkah penguatan ke depan. Pendekatan partisipatif dinilai penting agar pengawasan tidak hanya bertumpu pada lembaga, tetapi juga melibatkan kesadaran publik.

Dalam forum tersebut, berbagai isu dibahas secara terbuka, mulai dari penguatan pengawasan partisipatif, hingga pentingnya menjaga kondusivitas wilayah pasca kontestasi. Selain itu, turut disoroti perlunya edukasi politik berkelanjutan agar masyarakat tidak hanya aktif saat hari pemungutan suara, tetapi juga dalam mengawal proses demokrasi secara umum. Ganesha juga menekankan bahwa demokrasi harus inklusif dan melibatkan seluruh elemen masyarakat.

“Pemilu adalah untuk semua, tanpa terkecuali. Artinya setiap warga memiliki hak yang sama untuk didengar dan dilibatkan dalam menjaga kualitas demokrasi,” tegasnya.

Tak hanya berdiskusi, pada momen yang sama Bawaslu Buleleng juga melakukan uji petik pemutakhiran data pemilih berkelanjutan di wilayah tersebut. Langkah ini dilakukan untuk memastikan data pemilih tetap akurat dan mutakhir, meskipun tidak sedang berada dalam tahapan pemilu.

Melalui kegiatan Konsolidasi Demokrasi ini, Bawaslu Buleleng menegaskan komitmennya untuk tetap aktif melakukan pengawasan secara substantif, tidak hanya saat tahapan berlangsung, tetapi juga dalam menjaga kualitas demokrasi secara berkelanjutan di Kabupaten Buleleng. Upaya ini diharapkan mampu memperkuat kepercayaan publik sekaligus membangun budaya demokrasi yang lebih partisipatif dan bertanggung jawab.

Humas Bawaslu Buleleng