Lompat ke isi utama

Berita

Visual yang Bermakna, Pesan yang Sampai: Bawaslu Perkuat Strategi Konten Digital

Foto Humas Bawaslu Buleleng

Singaraja, Bawaslu Buleleng – Di tengah arus informasi yang serba cepat, kehumasan dituntut tidak hanya cepat, tetapi juga cerdas dan kreatif. Hal itu mengemuka dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Kehumasan yang digelar Bawaslu Bali secara daring, Rabu (25/2).

Rakor tersebut membahas strategi produksi konten publikasi yang informatif, edukatif, dan tetap menarik di mata publik. Anggota Bawaslu Bali, Ketut Ariyani, menekankan pentingnya menampilkan capaian lembaga melalui kemasan konten yang relevan dan mudah dipahami masyarakat.

Menurutnya, pendekatan visual menjadi kunci agar pesan tersampaikan secara efektif tanpa membuat pembaca harus menelusuri uraian panjang. Infografis, video singkat, hingga desain kreatif dinilai mampu menjembatani kebutuhan informasi publik dengan gaya komunikasi yang lebih segar.

Namun demikian, ia juga mengingatkan sejumlah tantangan dalam produksi konten. Di antaranya adalah kemampuan menyaring informasi agar tidak berlebihan, menjaga akurasi data, serta memastikan desain tetap fokus dan tidak mengaburkan substansi. Selain itu, konten yang diproduksi harus menyesuaikan dengan karakter dan segmentasi audiens.

Sementara itu, Anggota Bawaslu Buleleng, Gede Ganesha, menyampaikan bahwa pihaknya terus mengoptimalkan kinerja kehumasan dengan sumber daya manusia dan sarana prasarana yang tersedia.

“Kami berupaya memaksimalkan potensi yang ada, baik dari sisi SDM maupun dukungan fasilitas, agar publikasi yang dihasilkan semakin berkualitas dan berdampak,” tegasnya.

Melalui Rakor ini, diharapkan jajaran kehumasan semakin solid dalam membangun citra lembaga yang transparan, responsif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Sebab di era digital, bukan hanya kerja yang harus nyata, tetapi juga cara menyampaikannya harus bermakna.

Humas Bawaslu Buleleng