Wujudkan Pemilu yang Inklusif, Bawaslu Buleleng Gandeng SLB Negeri 1 Buleleng Perkuat Pengawasan Partisipatif
|
Singaraja, Bawaslu Buleleng — Komitmen menghadirkan pemilu yang inklusif terus diperkuat Bawaslu Kabupaten Buleleng. Melalui audiensi ke SLB Negeri 1 Buleleng pada Jumat (5/12), Bawaslu menggandeng sekolah tersebut untuk memperluas edukasi pengawasan partisipatif bagi pemilih pemula penyandang disabilitas. Kolaborasi ini diharapkan mampu membuka ruang yang lebih besar bagi difabel untuk terlibat aktif dalam proses demokrasi.
Ketua Bawaslu Buleleng, I Kadek Carna Wirata, menegaskan bahwa pemenuhan hak politik penyandang disabilitas merupakan bagian penting dalam menghadirkan pemilu yang adil dan setara. “Penyandang disabilitas memiliki hak yang sama baik dalam Pemilu maupun Pemilihan. Mereka perlu mendapat perhatian khusus, termasuk penyediaan akses TPS yang layak dan ramah difabel,” ujarnya. Carna menambahkan, kesetaraan akses informasi dan fasilitas adalah prasyarat utama agar pemilih difabel dapat menggunakan hak pilihnya secara mandiri.
Carna juga mengungkapkan bahwa masih ditemukan TPS yang belum memenuhi standar aksesibilitas, mulai dari jalur masuk yang tidak ramah kursi roda hingga minimnya fasilitas pendukung. Menurutnya, sinergi dengan lembaga pendidikan khusus menjadi langkah strategis untuk memastikan aspirasi difabel lebih didengar dan diperjuangkan dalam penyelenggaraan pemilu mendatang.
Anggota Bawaslu Buleleng, Gede Ganesha, menilai kerja sama ini perlu ditopang oleh mekanisme resmi agar lebih berkelanjutan. “Akan lebih ideal jika kerja sama ini dituangkan dalam Nota Kesepahaman (MoU) sehingga memiliki payung hukum yang jelas,” katanya.
Kepala SLB Negeri 1 Buleleng, Drs. Made Winarsa, menyambut baik inisiatif tersebut. Ia menyatakan bahwa pihak sekolah siap mendukung penguatan literasi demokrasi dan memberikan pendampingan kepada peserta didik difabel agar memahami hak-hak politik mereka secara lebih komprehensif.
Melalui kolaborasi ini, Bawaslu Buleleng menegaskan bahwa partisipasi difabel menjadi bagian penting dalam memastikan pemilu berlangsung jujur, adil, dan benar-benar aksesibel bagi seluruh warga negara.
Humas Bawaslu Buleleng