Bawaslu Buleleng Imbau Parpol Mutakhirkan Data Sejak Dini Jelang Pemilu Berikutnya
|
Singaraja, Bawaslu Buleleng – Bawaslu Buleleng mengimbau partai politik untuk tidak menunggu tahapan pemilu berjalan dalam membenahi data dan administrasi kepartaian. Pemutakhiran sejak dini dinilai penting untuk mencegah persoalan administratif yang dapat muncul pada tahapan Pemilu berikutnya. Anggota Bawaslu Buleleng, Gede Wira Mariyusa, menyampaikan hal tersebut saat mengawasi audiensi KPU Buleleng ke DPC Partai Gerindra Buleleng, Selasa (6/10/2026).
Wira mengatakan, tertib administrasi perlu menjadi perhatian partai politik secara berkelanjutan. Data yang lengkap dan akurat akan memudahkan proses ketika dilakukan pemutakhiran maupun verifikasi pada tahapan selanjutnya.
“Jangan sampai persoalan data dan administrasi baru diketahui ketika tahapan sudah berjalan. Karena itu, kami mengingatkan partai politik untuk mengecek dan memperbarui datanya sejak sekarang. Kalau ada yang belum lengkap atau belum sesuai, masih ada kesempatan untuk diperbaiki sebelum menjadi persoalan di kemudian hari,” ujarnya.
Menurutnya, langkah tersebut juga menjadi bagian dari pencegahan. Bawaslu tidak hanya memastikan proses yang dilakukan penyelenggara pemilu berjalan sesuai ketentuan, tetapi juga mendorong partai politik lebih aktif memastikan administrasinya tertib.
“Yang kami tekankan adalah pencegahannya. Partai politik perlu memastikan data dan administrasinya tetap lengkap, akurat, dan mutakhir. Dengan begitu, potensi persoalan pada tahapan berikutnya bisa diminimalkan,” katanya.
Dalam audiensi tersebut, KPU Buleleng melakukan koordinasi dengan DPC Partai Gerindra terkait pemutakhiran data partai politik. Bawaslu Buleleng turut melakukan pengawasan untuk memastikan proses berjalan sesuai dengan ketentuan.
Ketua DPC Partai Gerindra Buleleng, Gede Harja Astawa, menyatakan kesiapan partainya untuk mendukung proses pemutakhiran data serta berkoordinasi dengan penyelenggara pemilu.
“Kami siap mendukung setiap tahapan yang ditetapkan oleh penyelenggara pemilu. Apabila masih ada data atau administrasi yang perlu dilengkapi, kami berharap dapat segera disampaikan oleh KPU Buleleng sehingga bisa kami tindak lanjuti dan perbaiki bersama,” ujar Harja.
Bawaslu Buleleng berharap langkah pembenahan dilakukan secara berkelanjutan oleh seluruh partai politik. Dengan data yang terpelihara sejak awal, potensi persoalan administrasi dapat dicegah sebelum berdampak pada proses Pemilu selanjutnya.
Penulis dan Foto: Humas Bawaslu Buleleng
Editor: Humas Bawaslu Buleleng