Ganesha: Merawat Demokrasi Butuh Kepedulian, Seperti Menjaga Lingkungan
|
Singaraja, Bawaslu Buleleng – Demokrasi yang sehat tidak tumbuh dengan sendirinya. Dibutuhkan kepedulian, partisipasi, dan tindakan nyata dari masyarakat, sebagaimana menjaga lingkungan agar tetap bersih dan lestari. Pesan ini menjadi perhatian Anggota Bawaslu Kabupaten Buleleng, Gede Ganesha, saat melaksanakan konsolidasi demokrasi bersama pengurus Bank Sampah Induk Rumah Plastik Buleleng, Rabu (7/10/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Ganesha mengajak pengurus Bank Sampah Induk Rumah Plastik Buleleng melihat demokrasi sebagai tanggung jawab bersama, bukan semata-mata urusan penyelenggara pemilu. Menurutnya, kepedulian yang tumbuh di tengah masyarakat menjadi modal penting untuk mengawal proses demokrasi, termasuk melalui pengawasan partisipatif.
Ia menilai, ada kesamaan antara menjaga lingkungan dan merawat demokrasi. Pengelolaan sampah membutuhkan kesadaran masyarakat agar persoalan lingkungan tidak dibiarkan begitu saja. Begitu pula demokrasi, yang membutuhkan keterlibatan warga untuk mengenali potensi pelanggaran, bersikap kritis, dan turut menjaga integritas pemilu.
Konsolidasi demokrasi ini menjadi kesempatan untuk memperluas pemahaman bahwa pengawasan pemilu dapat tumbuh dari berbagai komunitas dan aktivitas masyarakat. Kepedulian yang selama ini diwujudkan melalui gerakan lingkungan juga dapat menjadi pintu masuk untuk membangun kesadaran terhadap persoalan demokrasi.
Bawaslu Buleleng berharap semakin banyak kelompok masyarakat mengambil bagian dalam pengawasan pemilu. Sebab, demokrasi yang terjaga bukan hanya ditentukan oleh kerja penyelenggara, tetapi juga oleh masyarakat yang mau peduli dan bertindak ketika menemukan potensi pelanggaran.
Penulis dan Foto: Humas Bawaslu Buleleng
Editor: Humas Bawaslu Buleleng